Yusuf Muhammad: KPK “TALI BAN” Buka Kantor Baru

Ilustrasi

Saya hampir tidak bisa menahan tawa ketika membaca berita kumpulan orang yang gagal tes wawasan kebangsaan (TWK) di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendirikan kantor darurat.

Mereka tampat negebet ingin tetap dilantik menjadi ASN di KPK walau tidak memenuhi syarat. Bahkan ada yang mengancam Presiden supaya tetap melantik puluhan pegawai KPK yang tak lolos TWK.

Lha ini gimana ceritanya? Emangnya KPK itu perusahan nenek moyangnya apa sehingga mereka bisa menduduki seenaknya, bisa keluar masuk seenaknya? Kan tidak juga.

Saya jadi teringat dulu kumpulan gelandangan politik suka bikin tandingan. Masih ingat tidak? Dulu ada yang main gubernur-gubernuran, kemudian ada juga yang main Presiden-Presidenan. Semua itu diakibatkan kalah dalam pertarungan politik.

Nah kalau sekarang, ada lagi yang main KPK-KPK-an dan main jubir-jubiran. Kelakuan mereka semua memang lucu, bahkan lebih lucu daripada hiburan badut pesta ulang tahun anak-anak hehehe.

Kita semua tentu masih ingat. Selama ini KPK kental diisukan dengan adanya beberapa faksi di dalamnya. Salah satunya yaitu faksi Tali Ban bekas yang kabarnya mendominasi dan punya pengaruh kuat di dalam. Faksi Tali Ban ini ya perkumpulan genk saja, tidak ada urusannya dengan keyakinan.

Nah, baru-baru ini, ada pemberitaan penangkapan wakil kuta DPR RI Aziz Syamsuddin oleh KPK. AS ditetapkan sebagai tersangka suap terkait penanganan perkara di Kabupaten Lampung Tengah. AS diduga memberi suap kepada mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan pengacara Maskur Husain sebesar Rp3,1 miliar.

Coba bayangkan. Oknum penyidik KPK pun masih bisa disuap. Dan apakah hanya satu penyidik saja yang bisa disuap ? Ya tidak ada yang bisa berani menjamin. Ini baru satu kebusukan yang dibongkar oleh ketua KPK baru Firli Bahuri.

Pertanyaan saya, adakah kebusukan lain yang dilakukan tikus-tikus penyelinap di KPK?

Jawabannya tentu hanya waktu yang bisa membuktikannya. Jujur saja saya semakin bertanya-tanya, ada apa dibalik ngototnya mantan penyidik senior KPK Novel Baswedan ingin tetap berada di KPK? Mungkin netizen +62 ada yang tahu? Silahkan berikan komentarnya.

Intinya, saya cuma mau sampaikan pesan. Percayalah bahwa kebenaran akan selalu menemukan jalannya dan cepat atau lambat kebenaran akan terungkap.

Sumber: https://www.facebook.com/YusufDumdum/posts/381927873596075

(Suara Islam)

Loading...