Yusuf Mansur Seleksi Pendonor Darah yang Hapal Alquran, Begini Komentar Warganet!

Yusuf Mansur dikabarkan dilarikan ke rumah sakit lantaran hemoglobinnya rendah. Karena kondisinya drop, Yusuf Mansur kemudian harus menjalani transfusi darah tadi. Dalam video unggahannya, terlihat dia sedang terbaring lemah di rumah sakit dengan menjelaskan kondisinya terkini.

Melalui postingannya, Yusuf Mansur bercerita, ada 10 penghafal Alquran yang diseleksi siap menyatukan darah ke tubuh Yusuf Mansur. Dan akhirnya yang terpilih adalah darah Syekih Baleid, seorang hafiz dari Maroko.

“Dengan izin Allah, HB saya alhamdulillah masih ada 5. Sangat rendah, tapi masih hidup. Eritrosit rendah, zat besi rendah, semua rendah,” tulis Ustaz Yusuf Mansur.

“Dibantu kawan-kawan Pimpinan dan Tim dokter RSPAD yang luar biasa. pake hati semua. Ini lagi proses transfusi darah (donor darah). barisan pendonor yg sholeh sholeh, dah siap diproses dan discreening pagi ini di RSPAD. Alhamdulillah, ada 10 orang yang disiapkan. Nanti 4 yang diambil, yang sekiranya terbaik dan yang paling pas,” tuturnya.

Dari seleksi pendonor itu yang semuanya penghafal Alquran, akhirnya terpilih yang akan menyatukan darahnya ke tubuh Ustaz Yusuf Mansur adalah Syeikh Baleid asal Maroko.

Yusuf Mansur mengatakan proses transfusi darah harus dilakukan demi kesehatan dirinya. Jika tidak, kondisi kesehatan pria 44 tahun tersebut akan semakin menurun.

“Soalnya kalau enggak, saya kolaps, karena terlalu rendah semua. Telat ngangkat kalau pakai makanan, suplemen, dan sekedar istirahat,” ujarnya.

“Di sinilah saya melihat Keagungan dan Kebesaran Allah. Saya tau, dosa saya banyak. Maksiat saya, keburukan saya, kejelekan saya… Sehingga Allah kasih kesempatan saya, mendapatkan darah dari orang-orang terbaik di bumi dengan izinNya,” tulis Ustaz Yusuf Mansur.

Unggahan Yusuf Mansur ini mendapat beragam komentar dari warganet.

“Transfusi darah saja pilih-pilih yang seiman, emang nggak mau darah dari yang beda keyakinan ya,” tulis salah satu warganet.

Seorang warganet juga menertawai cara berpikir Ustaz Yusuf Mansur. Akun itu menjelaskan kalau darah seseorang tak akan otomatis memindahkan keunggulan yang dimiliki pendonor.

“Donor darah vs donor otak. Dalam transfusi darah, obyek yg didonorkan adalah butir-butir darah. Ini tidak akan memindahkan kesadaran transenden maupun kemampuan kognitif dari pendonor kepada resipien, kecuali obyek yg didonorkan adalah organ otak, namanya transplantasi,” tulis akun @SeruniPuspaAlam dikutip Kamis 22 Juli 2021.

(Suara Islam)

Loading...