Waspadalah! Trio Mualaf yang Ingin Merusak Islam

Pemilik akun twitter @TolakBigotRI memposting sebuah foto yang berisi 3 mualaf yang sering memberikan ceramah provokatif kepada jamaahnya.

@TolakBigotRI meminta netizen agar lebih waspada terhadap trio mualaf tersebut karena ia sebenarnya hanya ingin merusak Islam dari dalam.

“Felix Siauw, Irena Handono & Yahya Waloni. Hati-hati dengan 3 Mualaf ini. Karena sebenarnya 3 orang ini yg ingin merusak Islam dari dalam. Sampai detik ini mereka masih berkeliaran bebas. Hobi dari ketiga mereka sama yaitu: kofar kafir, solusinya Khilafah dan jelek2in agama lain!”, ujar @TolakBigotRI melalui cuitan di akun twitternya.

Cuitan @TolakBigotRI dikomentari oleh akun @SlametMuslim, dia menilai terlepas dari status ketiganya yang mualaf, sebenarnya apa yang mereka lakukan adalah adanya ‘simbiose mutualisme’dan mereka mendapatkan peluang bisnis yang lumayan.

“Terlepas dari status mereka sebagai mualaf, yang dilakukan mereka ini seperti simbiose mutualisme, kelompok-kemompok bigot mendapat orang yang bisa mereka arak untuk menjelekkan agama lain, dan ketiga orang ini mendapat peluang bisnis yang lumayana, sama-sama saling menguntungkan”, ujarnya

Bahkan menurut Salman Faris, ketiga mualaf tersebut; Felix Siauw, Yahya Waloni, Irene Handono, dan muallaf lainnya yang suka bikin gaduh seharusnya tidak dikasih panggung karena mereka hanya menimbulkan permusuhan saja.

“Bagi orang yang befikiran waras. Para muallaf tak tahu diri seperti mereka seharusnya tidak diberi panggung berbuat seenaknya. Berbicara ngawur mengatasnamakan umat. Mereka juga belum pantas diberi gelar ustadz atau ustadzah. Ada begitu banyak alumni pondok pesantren yang ilmu agamanya lebih mumpuni lebih layak untuk didengarkan. Hanya kerusakan yang akan timbul jika mereka tetap diberi kepercayaan membimbing umat”, tegas Salman

Salman pun mempertanyakan apakah Mereka ini benar benar masuk Islam atau sengaja disusupkan oleh pihak pihak tertentu untuk merusak keberagaman dan keharmonisan beragama di negara kita? Atau sekedar manusia yang mencari keuntungan duniawi memanfaatkan agama?

(suaraislam)

Loading...