Warganet Semprot MUI Jatim yang Bela Umar Assegaf Bangil, Pelanggar PSBB

Peristiwa yang menimpa Umar Abdullah Assegaf saat cekcok dengan petugas Covid-19 mendapat komentar dari MUI Jatim. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menyesalkan kejadian tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris MUI Jatim Ainul Yaqin, ia menilai bahwa adu mulut dan pertikaian antara Habib Umar Assegaf Bangil dan petugas tidak perlu terjadi.

Ainul Yaqin mengatakan petugas semestinya lebih sabar dan mengendalikan diri dalam menghadapi seorang Habib dan sudah sepuh lantaran dia bukan orang sembarangan.

“Jadi kami sangat menyayangkan kejadian itu. Saya sendiri gak tahu persis kejadian sampai memukul Habib Umar, itu kan orang sepuh, seharusnya aparat paham beliau menggunakan pakaian seperti itu, berarti bukan orang sembarangan,” ujar Ainul seperti dikutip dari SuaraJatim.id, Kamis (21/5/2020).

Pernyataan dari Sekretaris MUI Jatim tersebut mendapat banyak kritikan dari warganet. Warganet mengatakan siapapun yang melanggar penerapan PSBB dan melawan petugas harus ditindak.

Seorang warganet melalui Akun @AhlulQohwah mengkritik pernyataan MUI Jatim tersebut. Ia menilai bahwa pernyataan tersebut tidak pantas diucapkan karena bertentangan dengan hukum.

“Negara ini masih negara hukum?” tulis akun @AhlulQohwah

Postingan akun @AhlulQohwah mendapat dukungan warganet agar pelanggar PSBB tersebut diproses secara hukum dan tidak berhenti di permintaan maaf yang bermaterai.

(suaraislam)

Loading...