Viral! Guru Agama Denda Siswa Muslim yang Nonton Cap Go Meh

Cap Go Meh Singkawang. Foto Instagram asapuye_

Dunia pendidikan Tanah Air kembali mendapatkan ujian. Kali ini muncul insiden guru agama mendenda siswa yang nonton Cap Go Meh. Menurut pengakun siswa, denda nonton Cap Go Meh yaitu Rp30 ribu tiap siswa.

Insiden ini terjadi pada siswa SDN Negeri 43 Singkawang, Kalimantan Barat belum lama ini. Dalam video viral yang beredar di media sosial, larangan menonton perayaan Cap Go Meh itu berlaku bagi peserta didik yang beragama Islam.

Usut punya usut, larangan ini disampaikan oleh guru agama perempuan di sekolah tersebut.

Larangan dan denda ini menjadi perhatian orang tua atau wali siswa sekolah dasar tersebut sampai warga luas juga mengetahui video tersebut. Makanya tak heran, video pengakuan denda nonton Cap Go Meh viral dalam 24 jam terakhir ini.

Menyadari kejanggalan kebijakan yang disampaikan guru agama tersebut, maka seseorang yang entah statusnya sebagai orang tua/wali siswa atau pemerhati isu pendidikan, meminta keterangan dan klarifikasi kepada Kepala Sekolah SDN 43 Singkawang dan guru agama yang bersangkutan.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @indonesiavoice_, sang guru agama mengonfirmasi memang ada denda bagi siswa atau peserta didik yang menonton perayaan tersebut.

Sang guru agama dalam klarifikasinya menuturkan, uang denda Rp30 ribu itu bakal dikelola untuk kepentingan siswa sekolah tersebut.

“Uangnya kami kumpulkan dan nanti kami berikan pada anak yang berprestasi,” tutur sang guru agama tersebut dikutip dari vide postingan di akun Twitter @SahabatSaber.

Sang guru agama tersebut berdalih seandainya siswa mengerti tentang ajaran agama, maka tak seharusnya menonton perayaan tersebut.

Guru agama tersebut menjawab apakah ad regulasi atau aturan yang menjadi payung dari kebijakan denda menonton Cap Go Meh.

Dalam jawabannya, sang guru agama berdalih aturan tersebut ada, namun kurang detail dalam jawabannya.

Warganet ramai menyoroti kebijakan denda menonton Cap Go Meh. Rata-rata warganet bertanya aturan sekolah atau pendidikan mana yang memerintahkan larangan tersebut.

Warganet menilai sikap dan tindakan dari guru sekolah tersebut merupakan bagian dari warna radikalisme yang masih berkembang di Indonesia.

Warganet murka dan meminta otoritas Kementerian Pendidikan untuk menindak tegas oknum guru SNDN 43 Singkawang tersebut.

Sumber: https://www.hops.id/guru-agama-denda-siswa-nonton-cap-go-meh/

(suaraislam)

Loading...