Ustaz tidak Paham Makna Kata Tabayyun

Haikal Hasan menuduh yang buruk-buruk kepada pemerintah soal haji. Ia menuduh pemerintah gagal memberangkatkan jamaah haji karena terlalu dekat dengan RRC. Juga menuduh dana haji dipakai secara tidak patut. Kemudian ia diberi tahu bahwa semua itu salah. Lalu ia mengoreksinya.

Ia menyebut itu tabayyun. Koreksi setelah salah itu ia sebut tabayyun. Haduh, orang dengan ilmu dangkal begini kenapa bisa disebut ustaz? Ilmu dangkal, nafsu provokasi gede, mulut besar. Itu kombinasi yang tidak patut melekat pada diri seorang ustaz.

Tabayyun itu bukan mengoreksi setelah salah omong. Tabayyun itu memeriksa informasi sebelum bereaksi terhadap informasi itu. Bereaksi itu termasuk komentar balik, atau mengambil tindakan. Artinya, kalau Haikal pernah mendengar informasi soal pemakaian dana haji secara tidak benar, ia sepatutnya meminta BPKH untuk menjelaskan, sebelum buka bacot. Bukan sesudahnya.

Satu lagi sifat yang membuat Haikal ini tak patut jadi ustaz adalah tidak tahu malu. Berulang kali dia menyebar hoax, dikoreksi, ngaku salah, tapi dia ulangi lagi.

Kang H Idea

Sumber: https://www.facebook.com/809380215776588/posts/4226420974072478/

(Suara Islam)

Loading...