Trio Jenderal NII Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

Trio Jenderal NII telah divonis bersalah kasus makar dan penghinaan terhadap lambang negara. Vonis ini disambut tangisan keluarga ketiga terdakwa.

Ketiga terdakwa keluar PN Garut, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, usai sidang vonis.

Ujer, Sodikin dan Jajang kemudian disambut istri masing-masing. Mereka menangis histeris.

YN (47) istri Sodikin mengaku pasrah dengan vonis yang dijatuhkan majelis hakim terhadap Sodikin. Setelah mendengar vonis tersebut, dia mengaku ikhlas. Senada dengan YN, GN (44), istri Jajang juga mengutarakan hal yang sama. Dia berharap hukuman yang diterima suaminya bisa membawa hikmah bagi keluarga.

Kuasa hukum ketiga terdakwa, Ega Gunawan mengatakan, hukuman yang dijatuhkan majelis hakim terhadap kliennya dianggap sudah adil. Sebab, ancaman hukuman pada pasal yang diterima ketiga terdakwa bisa lebih berat.

Sodikin dan Jajang dijatuhi hukuman yang paling tinggi. Keduanya diketahui divonis bui 4 tahun 6 bulan karena perannya yang vital dalam kasus itu. Sodikin diketahui bertindak sebagai pengunggah video, sedangkan Jajang merupakan deklarator.

Sementara Ujer Januari dijatuhi hukuman lebih rendah. Dia divonis 1 tahun 6 bulan penjara. Hal tersebut diketahui karena Ujer hanya menyediakan tempat dalam kasus tersebut.

Meski begitu, hukuman kepada ketiganya lebih ringan ketimbang tuntutan jaksa penuntut umum. Dalam sidang sebelumnya, tim jaksa penuntut umum meminta hakim menjatuhi hukuman 5 tahun bagi Jajang dan Sodikin sedangkan Ujer 2 tahun.

(Suara Islam)

Loading...