Terungkap! Usai Viral Dapat Kucuran Dana ACT, Nama Aa Gym Dihapus dari Dewan Penasehat Koperasi Syariah 212

Bareskrim Polri menyatakan penyelewengan dana yayasan filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) turut mengalir ke Koperasi Syariah 212.

Aliran dana ACT yang mengalir ke Koperasi Syariah 212 mencapai Rp10 Miliar.

Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Wadirttipideksus) Bareskrim Polri Kombes Helfi Assegaf mengatakan, dana Rp 10 miliar tersebut berasal dari dana donasi CSR oleh Boeing Community Invesment Found (BCIF) dengan nilai total Rp 138 Miliar.

“(Dana mengalir, red) untuk Koperasi Syariah 212 kurang lebih Rp 10 miliar,” kata Helfi saat jumpa pers di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/7/2022).

Sebagaimana diketahui, pendiri Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin dan Presiden ACT Ibnu Khajar diduga menyelewengkan dana bantuan Boeing atau Boeing Comunity Invesment Found (BCIF) terhadap ahli waris korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 pada 2018 lalu.

Terungkapnya Koperasi Syariah 212 terima dana ACT menyeret nama KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym). Aa Gym diketahui sebagai Dewan Penasehat di struktur Koperasi Syariah 212.

Baca: Koperasi Syariah 212 Disebut Terima Dana ACT Rp 10 M, Nama Aa Gym Terseret

Setelah kabar ini viral, dalam penelusuran suaraislam.co, nama KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) tidak lagi ada dalam kepengurusan Koperasi Syariah. Berikut linknya:
https://koperasisyariah212.co.id/koperasi-syariah-212/struktur-organisasi/

Hilangnya nama Aa Gym dari kepengurusan Koperasi Syariah mendapat banyak komentar dari warganet, salah satunya dari Politisi PSI, Guntur Romli.

“Halo @aagym ada komen? Jangan sembunyi dong. Saya cek di website KS 212 sudah tidak ada, apa buru2 minta dihapus?”, tulis Guntur di akun twitternya.

(Suara Islam)

Loading...