Terganjal “Blinking Merah”, Rizieq Syihab Lagi-lagi Gagal Pulang ke Indonesia

Ilustrasi

Dalam aksi 1310, itu, Rizieq Syihab dikabarkan akan segera pulang ke Indonesia. Hal tersebut diungkap Ketua Umum FPI Sobri Lubis menggelar aksi demonstrasi menolak Omnibus Law pada Selasa (13/10) di Patung Kuda, Jakarta.

Sobri Lubis mengatakan, Habib Rizieq akan segera pulang karena cekal dan denda yang sempat dijatuhkan sudah dicabut.

“Alhamdulillah, setelah melalui proses perundingan panjang, dari Habib Rizieq Syihab dan otoritas Kerajaan Saudi, akhirnya terdapat kejelasan dan titik terang kepulangan Habib Rizieq Syihab, wasyukurilah, pada hari ini Imam besar Habib Rizieq Syihab secara resmi sudah dicabut cekalnya. Dan hari ini juga sudah dibebaskan dari denda-dendanya, denda apa pun, karena imam besar Habib Rizieq Syihab tidak bersalah di Saudi,” kata dia saat menerjemahkan pidato Rizieq, Selasa (13/10).

“Alhamdulillah wasyukurilah, setelah cekal ditarik dan denda dihapus, imam besar Habib Rizieq Syihab sedang menunggu proses administrasi,” tutup dia.

Namun, kabar tersebut mendapat tanggapan dari Dubes RI untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel.

Agus Maftuh Abegebriel mengatakan Rizieq Syihab belum diizinkan meninggalkan Saudi.

“Berdasarkan komunikasi kami dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi, bahwa sampai detik ini nama Mohammad Rizieq Syihab (MRS) dalam sistem portal imigrasi Kerajaan Arab Saudi masih “blinking merah” dengan tulisan ta’syirat mutanahiyah (visa habis) dan dalam kolom lain tertulis: mukhalif (pelanggar UU),” kata Agus.

“Bentuk pelanggaran: mutakhallif ziyarah (overstay dengan visa kunjungan). Ada juga kolom “ma’lumat al-mukhalif” (data tentang pelanggar). Di kolom foto MRS ditulis “Surah al-Mukhalif” foto pelanggar,” tambah dia.

Sementara mengenai red blink, Agus mengatakan hal itu merupakan sinyal bahwa MRS belum bisa keluar dari Arab Saudi.

(Suara Islam)

Loading...