Terbukti Bersalah, Mantan Ketua FPI Aceh Akhirnya Lebaran di Penjara, Warganet: Syukurin!

Mantan Ketua FPI Aceh, Wahidin, terbukti bersalah dan akhirnya harus berlebaran di penjara.

Hal tersebut diunggah dalam postingan akun FB Mak Lambe Turah (MLT), Selasa 11 Mei 2021.

“Akhirnya berlebaran di penjara.” tulis MLT

Unggahan MLT tersebut mendapat banyak respon dari warganet. Salah satunya dari akun Yulia, dia meminta kita harus bijak bermedsos karena hidup ini hanya sementara, jangan sampai kita menyesal kalau sudah ditangkap.

“Hidup ini hanya sementara, maka perbuatlah yg baik. Jgn hanya Krn rasa kurang suka..sampai harus menyesatkan pikiran sendiri dgn cara provokasi . Coba kalau udah ketangkap gini kan jadi menyesal sendiri.” Tulisnya

“Syukurin dah lebaran di sel,” tambah akun Hlestari

Sebelumnya diberitakan, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri membeberkan motif Mantan Ketua FPII Aceh yang berinisial WHD yang viral karena memprovokasi masyarakat untuk tetap mudik dan menerobos pos penyekatan.

Usut punya usut, tersangka ternyata melakukan aksi provokasi lantaran kesal terhadap pemerintah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto. Komjen Agus menyebut tersangka merasa tidak suka dengan pemerintahan saat ini hingga melakukan aksi provokasi.

“Motifnya menentang kebijakan pemerintah atau rasa tidak suka atau benci dengan pemerintah,” kata Komjen Agus kepada wartawan, Senin (10/5/2021).

Lebih jauh Agus menyebut tersangka berhasil diamankan pada Minggu 9 Mei 2021. Tersangka diamankan pasca adanya laporan polisi yang masuk ke Polda Aceh.

“Berdasarkan laporan polisi nomor LP.A/53/V/2021/SPKT. DITRESKRIMSUS/POLDA ACEH tanggal 9 Mei 2021,” beber Agus.

Seperti diketahui, sebuah video viral di lini massa menampilkan aksi provokasi yabg dilakukan oleh seorang pria. Pria tersebut mengajak masyarakat untuk mudik dan menerobos pos penyekatan yang ada.

“Terobos di mana semua tempat-tempat penyekatan, perbatasan-perbatasan. Indonesia milik kita, merdeka Indonesia dengan kalimat takbir. Allahuakbar. Kita sudah sangat toleransi, tetapi mereka tidak toleransi dengan kita, Islam. Mereka ingin membungkam Islam, ingin membunuh orang Islam, ingin menghilangkan agama Islam. Sebelum terlambat, bangkit, berjuang, takbir,” kata pelaku dalam video viral tersebut.

Tak butuh waktu lama, polisi bergerak cepat menangkap pelaku. Polisi juga sudah menetapkan status tersangka terhadap pelaku dan melakukan penahanan.

(Suara Islam)

Loading...