Suntik Vaksin dan Puasa

Ilustrasi (Googleimage)

Perdebatan tentang vaksin memang menghasilkan Pengkayaan khazanah hukum dalam Islam , ini menunjukkan dinamika positif dalam keberagamaan di Indonesia. Bayangkan jika ada suatu permasalahan tapi ternyata tidak di permasalahkan dikarenakan masyarakat tidak lagi menganggap penting permasalahan tersebut ?.

Sebelum kita membahas yang lebih serius mari kita baca materi- materi debat bersasarkan preferensi yg berbeda beda yang sempat ramai dijagad sosmed:

Vaksin dimata pecinta issue global dan konspirasi :

Ini adalah upaya para elit global untuk memasukkan chip liquid dalam tubuh manusia agar bisa dikendalikan oleh kepentingan Neo kapitalis.

Vaksin dimata pemain politik warung kopi :

pemerintah sengaja meracuni warganya karena sudah tidak mampu mengurus warga dng jumlah populasi yang terus membengkak, presiden hanya disuntik dng cairan yang lain.

Vaksin dimata pengamat ekonomi pinggir jalan :

Ini cara para elite pemerintah untuk mendapatkan keuntungan dari proyek pengadaan vaksin dengan memanfaatkan issue covid tanpa melalui tender yg normal.

Dan masih bnyak lagi yang lainnya .

Berkaitan dng masuknya bulan Ramadhan tidak sedikit yang mempertanyakan tentang ke absahan puasanya ketika harus dilakukan penyuntikan vaksin di siang hari ;

Empat madzhab ( imam syafii, Hambali , Maliki dan Hanafi ) berpendapat bahwa penyuntikan disiang hari dapat membatalkan puasa namun keputusan para ulama dengan berbagai pertimbangan sebagian membolehkan dan tidak membatalkan puasa , ijtihad para ulama ini tentu sudah melalui proses dan pertimbangan yang sangat matang dan didalam Islam ijtihadnya para ulama ini bisa menjadi dasar hukum berupa fatwa yang boleh diikuti oleh umat yang meyakini dan boleh juga tidak diikuti bagi umat yang tidak meyakini.

Memasuki bulan Ramadhan ini hendaklah kita bisa meningkatkan keimanan kita bahwa segala urusan dan hukum yang ada didunia ini sejatinya bertujuan untuk kemaslahatan manusia , karena esensi beragama adalah untuk menemukan jalan bagaimana kita memuliakan ALLOH dengan cara memuliakan seluruh mahluknya.

Selamat menjalankan ibadah puasa,
indahkan Ramadhan ini dengan khazanah keilmuan dalam berislam.

Sumber: FB Zahrul Azhar Hans

(Suara Islam)

Loading...