Social Distancing Adalah Sunah Rasul

Ada yang menyebar meme dibawah, saya cek fatwa al-Azhar, ternyata betul Hadis Nabi saw riwayat Imam Ahmad Bin Hanbal.

وأفتي المركز بوجوب لُزوم المنازل هذه الأيام إلَّا لضرورة، ويُبشِّر من قعد في بيته صابرًا راضيًا بقضاء الله وقت انتشار الوباء بأجر الشَّهيد وإنْ لم يمُتْ بالوباء؛ لقول سيدنا رسول الله ﷺ:

«لَيسَ مِنْ رَجُلٍ يَقَعُ الطَّاعُونُ، فَيَمْكُث فِي بَيتِهِ صَابِرًا مُحْتَسِبًا يَعْلَمُ أَنَّهُ لَا يُصِيبُه إلَّا مَا كَتَبَ اللهُ لَهُ؛ إلِّا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِ الشَّهِيدِ» [أخرجه أحمد].

Tetapi terjemahnya tidak lengkap, versi lengkapnya demikian;

“Siapa saja saat terjadi wabah, diam dirumah dengan sabar dan mengharap pahala semata-mata dari Allah, dan dia meyakini tidak akan terkena (atau terkena) wabah itu kecuali atas ketetapan Allah swt, ia mendapat pahala syahid (walaupun ia tidak meninggal dunia)”. HR. Ahmad.

Rasulullah memang top, mengeluarkan kebijakan untuk mengatasi wabah 14 abad lampau, dengan cara yang bahkan tidak dipahami oleh orang jaman sekarang, orang sekolahan sekalipun.

Sumber: FB Ahmad Tsauri

(suaraislam)

Loading...