Sidang Lanjutan Kasus Kerumunan Rizieq Digelar Hari Ini, PN Jaktim Dijaga Ketat

Mantan Pentolan Eks FPI, Rizieq Shihab, akan menjalani sidang lanjutan kasus kerumunan Petamburan dan Megamendung yang menjeratnya. Sidang akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim) hari ini.

Diungkap Pejabat Humas PN Jakarta Timur, Alex Adam Faisal, sidang akan digelar sekitar pukul 09.00 WIB, Selasa (6/4/2021).

“Sidang pukul 09.00 WIB,” ujar Alex saat dimintai konfirmasi.

Alex mengatakan pihaknya akan menyediakan live streaming. Dia mengatakan live streaming disiapkan agar warga tak perlu datang langsung ke PN Jaktim demi menghindari kerumunan dan mencegah penularan virus Corona.

“Ada (live streaming),” ucapnya.

Dikutip dari detikcom, Selasa (6/4/2021) pukul 08.40 WIB, aparat keamanan berjaga di sekitar PN Jaktim, Jalan Dr Sumarno, Jakarta Timur. Dua mobil raisa dan water cannon tampak disiapkan di sisi jalan.

Baca: Viral! Simpatisan FPI Mengaku Pernah Belajar Bikin Bom untuk Diledakkan di Jakarta

Kawat berduri terpasang di sekitaran area gerbang masuk PN Jaktim. Aparat polisi dan TNI tampak menjaga PN Jaktim dengan ketat.

Polisi tampak senantiasa mengingatkan protokol kesehatan COVID-19 lewat pengeras suara. Beberapa pengunjung PN Jaktim tampak berkumpul di depan gerbang karena belum diperbolehkan masuk.

“Kepada seluruh warga, petugas, dan awak media agar selalu mematuhi protokol kesehatan,” ujar polisi.

Baca: Astaghfirullah! Yahya Waloni Su’ul Adzab, Doakan Quraish Shihab Cepat Mati

Sementara itu, belum terlihat massa pendukung HRS yang hadir. Lalu lintas terpantau ramai lancar.

Diketahui, Rizieq sebenarnya didakwa dalam tiga perkara. Namun, putusan sela hari ini hanya terkait dua kasus.

Kasus pertama yakni dakwaan melakukan penghasutan sehingga menimbulkan kerumunan di Petamburan yang dianggap melanggar aturan mengenai pandemi virus Corona (COVID-19). Kedua, yakni dakwaan melakukan tindakan tidak patuh protokol kesehatan dan menghalang-halangi petugas COVID-19 di Megamendung, Kabupaten Bogor.

Sementara, putusan sela terhadap dakwaan melakukan perbuatan menghalangi penanggulangan wabah COVID-19 karena tidak mau memberikan informasi terkait hasil tes swab-nya akan dibaca pada sidang berbeda. Rencananya, sidang sela kasus swab digelar Rabu (7/4).

(Suara Islam)

Loading...