Sebut Era Soeharto Lebih Baik dari Jokowi, Din Syamsuddin Dibully Warganet

Din Syamsuddin, Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) mendapat cibiran dan hujatan warganet karena membanding-bandingkan era Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan pemimpin Orde Baru, Presiden Soeharto.

Din mengatakan rezim Soeharto lebih baik dalam mengatur pemerintahan lantaran mampu menghidupkan nilai-nilai agama ke dalam Pancasila. Dia menuding pemerintahan era Jokowi ingin membenturkan Pancasila dengan agama.

“Yang paling penting adalah Pak Harto mendudukan Pancasila dan agama secara proporsional. Agama menyatu dengan Pancasila. Pancasila menyatu dengan agama. Tidak membenturkannya dan apalagi menyapihnya,” kata Din seperti dikutip dari Terkini.id, pada Kamis (10/6/2021).

Menurutnya, Indonesia yang memiliki ideologi Pancasila tak mungkin menghilangkan nilai-nilai agama di masyarakat. Dia pun mengaku masyarakat saat ini sangat merindukan sosok pemimpin seperti Presiden Soeharto yang dijuluki sebagai bapak Pembangunan.

Din Syamsuddin juga menyebut jika Soeharto sangat mengedepakan kepentingan agama dalam membangun pemerintahannya.

Pernyataan Din Syamsuddin mendapat cibiran dan hujatan dari warganet. Warganet menilai bahwa Din Syamsuddin adalah seorang yang munafik yang menjilat kesana-kemari karena menjelang 2024.

“2024 sudah dekat…menjilat sana sini mulai rame,hati2 agama akan jadi jualan para munafikun” tulis @Talib27190765

“Hanya bisa tertawa aja lah…dia & the geng merasakan kemakmuran kemudahan saat itu…jangan lupa masih banyak gol yg hdp dikekang oleh aturan2nya”, tambah @big2pat

“25 tahun dibandingkan dengan 6 thn….apa seimbang dan nyambung? Logikanya dimana? Apa Dia tak mikir…era Soeharto bisa tak berbicara bebas seperti ini? hingga batas menghina dan mengungkapkan pendapat hampir sama. Jadi tak heran terjadi pergesekan budaya,agama dll”, tambah @bogabogas

(Suara Islam)

Loading...