Rais Syuriah PBNU Jadi Saksi Ahli Meringankan untuk Ahok

KH Ahmad Ishomuddin

Tokoh Nahdlatul Ulama, KH Ahmad Ishomuddin, mengonfirmasi kabar bahwa dirinya akan menjadi saksi ahli yang meringankan dalam sidang lanjutan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ini akan digelar pada Selasa (21/3).

Namun, Rois Syuriah PBNU ini menegaskan, kedatangannya sebagai diri pribadi. Ia enggan mengaitkannya dengan lembaga-lembaga tempatnya bernaung. “Insya Allah, iya. Itu sebagai pribadi. Tidak dari NU. Tidak pula dari MUI. Tidak pula dari tempat saya bekerja,” kata KH Ishomuddin saat dihubungi, Senin (20/3).

KH Ahmad Ishomuddin adalah Rais Syuriah PBNU yang termuda dalam 2 periode. Beliau Rais Syuriah hasil keputusan Muktamar NU di Makassar 2010-2015 dan Muktamar NU di Jombang 2015-2020.

KH Ahmad Ishomuddin adalah lulusan Pesantren Langitan yang diasuh langsung oleh alm. KH Abdullah Faqih. Di MUI, KH Ahmad Ishomuddin sebagai wakil ketua Komisi Fatwa MUI Pusat.

Baca juga:

Menurutnya, kesaksiannya nanti akan bermanfaat untuk ikut menjelaskan posisi Ahok. Sebab, lanjut dia, majelis hakim perlu menyimak beragam pandangan. Selain itu, KH Ishomuddin mengungkapkan bahwa ia datang lantaran permintaan dari pihak kuasa hukum tersebut.

“Sebagai pribadi, diminta saja (untuk menjadi saksi). Yang meminta, tentu penasihat hukum. (Dari pihak Ahok?) Ya saya kira seperti itu, barangkali, ya,” jelasnya.

(Republika/suaraIslam)

Loading...