Puluhan Orang di Mushala Desa Karangcegak Terkonfirmasi Positif Covid-19

Evakuasi terhadap 33 orang yang positif Covid-19 di Desa Karangcegak, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (4/5/2011) malam.(KOMPAS.COM/DOK DINHUB BANYUMAS)

Klaster penyebaran Covid-19 di tempat ibadah kembali terjadi di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Sebanyak 33 orang di salah satu mushala Desa Karangcegak, Kecamatan Sumbang, dikabarkan terkonfirmasi positif Covid-19.

Iya, betul,” kata Camat Sumbang Purjito ketika dikonfirmasi wartawan melalui aplikasi perpesanan, Selasa (5/4/2021) malam.

Melansir kompas.com, Purjito mengatakan, malam ini seluruh orang yang dinyatakan positif Covid-19 telah dievakuasi untuk dikarantina di Pondok Slamet, Baturraden.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas Sadiyanto mengatakan, warga yang terkonfirmasi positif tinggal di satu RT, tepatnya di RT 7 RW I, Desa Karangcegak.

Untuk melokalisir agar tidak menyebar ke masyarakat, yang positif kami evakuasi ke rumah karantina di Baturraden,” ujar Sadiyanto.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dinhub) Banyumas Agus Nur Hadi mengatakan, evakuasi dilakukan menggunakan dua armada bus milik Dinhub sekitar pukul 19.00 WIB.

Diberitakan sebelumnya, puluhan jemaah shalat tarawih di Kabupaten Banyumas dilaporkan terpapar Covid-19.

Masing-masing di Desa Pekaja, Kecamatan Kalibagor dan Desa Tanggeran, Kecamatan Somagede.

Untuk sementara, dua masjid dan dua mushala di desa tersebut juga ditutup untuk penyemprotan disinfektan.

(Suara Islam)

Loading...