PBNU Imbau Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan di Tengah Ibadah Ramadan

Ilustrasi, ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi /

KETUA Pengurus Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Robikin Emhas menilai kegiatan di tengah bulan puasa atau Ramadan harus tetap mengusung protokol kesehatan. Tujuannya untuk menyelamatkan kesehatan dari virus korona (covid-19).

“Kita perlu memperhatikan bahwa menjaga kesehatan dan keselamatan manusia juga merupakan perintah agama. Untuk itu pelaksanaan peribadatan di masa pandemi juga tidak boleh mendorong lahirnya kemudharatan pada diri sendiri maupun orang lain. Kaidahnya jelas, la dharara wa la dhirara,” kata Robikin kepada Media Group News, Selasa (6/4).

Menurut dia, bulan puasa memiliki banyak keutamaan bagi seluruh umat Islam sehingga harus dimanfaatkan dengan meningkatkan amal ibadah. Pandemi covid-19 bukan halangan.

“Ramadan juga merupakan momentum tepat untuk melakukan introspeksi dan pertaubatan global, seraya memohon pandemi segera berlalu,” imbuhnya.

Ia pun menyarankan peribadatan di Ramadan kali ini tetap mengusung protokol kesehatan. Terlebih bagi yang melakukan tarawih berjamaah di tempat-tempat ibadah.

“Jangan lupa juga patuhi seluruh protokol kesehatan lainnya yang ditentukan pengelola tempat ibadah,” tegasnya.

Robikin menjelaskan pandemi yang saat ini melanda merupakan ketentuan Allah dan agama mengajarkan manusia harus berusaha, baik sebelum maupun setelahnya.

“Mengabaikan protokol kesehatan dengan dalih sedang beribadah tidak dibenarkan agama,” pungkasnya.

(Suara Islam)

Loading...