“Pak Ahok Punya Hati Rakyat, Saya Mau Dukung Dia Terus”

Wajah kecewa tampak dari warga yang sejak dari Kamis pagi mendatangi Balai Kota, Jakarta Pusat. Warga kecewa karena tak bisa menemui Gubernur DKI Jakarta Basuki”Ahok” Tjahaja Purnama.

Ahok pagi ini dijadwalkan meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Baung, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (23/2/2017). Sambil melayani aduan warga, sejumlah pegawai yang biasanya menemani Ahok terlihat menjelaskan hal tersebut.

“Ibu, Pak Ahok pagi ini enggak datang. Ada peresmian RPTRA di Jakarta Selatan. Ibu kalau mau datang ke mari bisa lihat dulu jadwal Bapak di Beritajakarta.com,” ujar pegawai bernama Arif tersebut.

Baca: Alhamdulillah Kata Ahok: Pasukan Oranye yang Terseret Banjir Dapat Santunan 140 Juta

Beritajakarta.com merupakan media pemberitaan resmi Pemprov DKI yang memerlihatkan jadwal kegiatan Ahok, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Sekda DKI, dan DPRD DKI Jakarta.

“Ya, enggak datang ya, ya udah deh saya tunggu sampai Pak Ahok datang,” ujar warga tersebut.

Saat ditanyakan, warga yang enggan menyebut namanya itu mengatakan bahwa dia ingin mengadukan sejumlah masalah yang terjadi di lingkungan rumahnya.

“Saya dari Jakarta Selatan mau ngadu sama pak Ahok. Tapi bapaknya enggak datang ke Balai Kota katanya (kata pegawai),” ujar warga tersebut.

Warga lainnya, Cory datang bersama temannya Indah. Meski tak berhasil menemui Ahok, Cory dan Indah berencana kembali datang menemui Ahok pada Jumat besok pagi.

Cory dan Indah ingin menyampaikan aspirasi sekaligus mendukung Ahok untuk kembali menjadi Gubernur DKI Jakarta. Mereka menilai Ahok merupakan pemimpin yang cocok untuk menyelesaikan kesemerautan di Jakarta.

“Pak Ahok ini punya hati rakyat, saya mau dukung dia terus. Besok pasti saya datang lagi,” ujar Cory.

Cory yang bukan merupakan warga ber KTP DKI bahkan meminta agar pemerintah membuat kebijakan agar warga yang belum ber-KTP DKI tapi sudah lama tinggal di Jakarya boleh memilih pada Pilkada DKI. Meski telah lama tinggal di Jakarta, Cory dan Indah masih tercatat sebagai warga Papua.

“Ini harusnya ada perdanya Pak. Supaya kita bisa milih, kan kami juga sama-sama warga Indonesia,” ujar Cory.

Meski Ahok tidak datang, tampak salah satu pegawai Ahok, Maruha, meladeni satu persatu warga yang menyampaikan aduannya. Keluhan itu seperti BPJS hingga permasalahan hukum.

Sebelumnya Ahok telah meminta pegawainya untuk aktif menerima aduan warga yang datang setiap pagi ke Balai Kota.

Ahok juga meminta kepada seluruh pegawai mengerti terhadap aturan serta kebijakan yang diambil agar mempermudah menyelesaikan masalah warga.

Loading...