Mahfud MD : Tiga Pilar Membangun Indonesia Berdasarkan Islam

Menkopolhukam Mahfud MD bersama tokoh-tokoh dari gerakan Suluh Kebangsaan di rumah dinasnya di Kuningan, Jakarta Selatan pada Jumat (17/1/2020). [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, menyebut ada tiga pilar untuk membangun Indonesia di dalam Islam. Ketiga pilar itu, yakni kesadaran semua manusia sama, adanya titik temu, dan toleran terhadap perbedaan.

“Tiga pilar membangun Indonesia. Satu, kesadaran manusia ini sama sehingga bersaudara. Lalu dibangun dari kalimatun sawa, persaudaraan ke Indonesiaan, kemudian toleran terhadap perbedaan, jangan merasa paling benar,” ujar Mahfud dalam keterangan pers, seperti dikutip dari medcom.id.

Menurut Mahfud, jika ada Islam Nusantara, maka janganlah hal itu disalahkan. Sebab, nilai-nilai Islam sudah sama dengan yang ada di budaya nusantara.

Apabila transformasi Islam seperti NU, Muhammadiyah, dan lain-lain dikembangkan dengan baik, kata dia, Islam di Indonesia akan tumbuh subur sebagai Islam pendamai. “Indonesia juga akan terjaga sebagai negara yang merdeka dan berdaulat,” kata Mahfud yang tengah menjadi narasumber di Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (NU) pada Jumat (19/2) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Mahfud juga menyinggung mengenai peran NU yang turut membantu bersama-sama menyelamatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan ideologi Pancasila. Dia mengarakan, jika ada yang mengganggu NKRI dan ideologi Pancasila, maka NU akan tampil dengan memberikan dalil-dalilnya, yakni Indonesia sebagai sudah kompatibel dengan syariat Islam.

“TNI, Polri, Pemerintah akan mendapat keuntungan kalau sering sekali ada madrasah kader NU karena akan menambah rasa nasionalisme dan keIslaman,” kata dia.

Menurut dia, ada sebuah pesan yang berkaitan dengan Madrasah Kader NU, yakni pelajari dan hayatilah khittah NU apa yang disebut Islam Nusantara, Islam berdasarkan budaya. Islam yang ingin bersatu di dalam perbedaan.

“Padahal bersaudara dan bersatu dalam ikatan kebangsaan, membentuk ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, ukhuwah insaniyah,” kata dia.

Mahfud MD optimistis Indonesia juga menjadi negara yang kian merdeka dan berdaulat. Dia mencontohkan peran NU yang turut membantu mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sesuai Pancasila.

“Jika ada yang mengganggu NKRI dan Pancasila, NU akan tampil dengan memberikan dalil-dalilnya,” kata dia.

(Suara Islam)

Loading...