Laporan Langsung dari Gereja Katolik St Joseph Karimun

Gereja Paroki Santo Joseph Karimun (Foto: Ist)

Berikut kondisi dan fakta lapangan terkait Gereja Katolik St Joseph Karimun yang diunggah oleh Birgaldo Sinaga di laman facebooknya.

Hari ini, 13 Februari 2020, saya melihat langsung Gereja Katolik St Joseph Karimun.

Saya bertemu dengan tokoh masyarakat, pihak gereja dan warga Karimun. Saya datang untuk mencari tahu keadaan fakta di lapangan.

Gereja St Joseph beberapa waktu lalu dipaksa menghentikan pembangunannya oleh segelintir orang. Sekitar 20 orang melakukan aksi intoleransi dengan melakukan pemaksaan untuk menghentikan pembangunan gereja. Padahal semua syarat pembangunan seperti IMB sudah dimiliki.

Gereja St Joseph sudah berdiri sejak tahun 1928. Jauh sebelum republik Indonesia berdiri. Pelayanan gereja berupa pendirian sekolah dasar dan SMP.

Kini, gereja sudah lapuk dan tua. Tidak sanggup lagi menampung jemaat gereja yang berjumlah 2500 orang. Belum lagi risiko rubuh karena sudah lapuk dan tua.

Negara tidak boleh membiarkan segelintir orang intoleran ini memaksakan kehendaknya. Negara harus hadir untuk menjamin kemerdekaan setiap warga negara dalam beribadah sesuai agama dan keyakinannya masing-masing.

Negara tidak boleh kalah dengan kelompok intoleran yang suka2 melakukan pelanggaran hukum.

Salam perjuangan penuh cinta

Sumber: FB Birgaldo Sinaga

(suaraislam)

Loading...