Kritik Rizieq, Ketua MUI Malang: Aduh, Kok Gak Mencerminkan Orang Berilmu

Ilustrasi, Rizieq Shihab

Sejak kepulanganya ke Indonesia, Rizieq Shihab mendapat banyak sorotan dari banyak pihak, terutama para tokoh Islam. Salah satunya adalah Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malang KH Misno Fadhol Hija, dia pun ikut angkat suara terhadap pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu.

KH Fadhol Hija mengkritik Rizieq terkait kata-kata lonte saat menyampaikan ceramah di acara Maulid Nabi yang tidak mencerminkan seorang mubaligh. Menurut dia, seorang mubaligh atau pendakwah seharusnya mengucapkan kata-kata yang menyejukkan sesuai dengan cerminan agama Islam yang membawa kedamaian bagi semua umat.

“Kalau yang berkaitan ucapan semestinya, seorang tokoh bahasanya, harus bahasa yang baik. Kalau ada kata lonte keluar dari seorang mubaligh, aduh kok gak mencerminkan orang yang punya ilmu dan jabatan tinggi,” ujar KH Fadhol Hija ditemui di acara FGD

Ketua MUI Kabupaten Malang KH Misno Fadhol Hija (Foto: Okezone/Avirista Midaada)

Kiai Fadhol menambahkan kata-kata lonte yang diucapkan Rizieq Shihab dianggapnya kata kasar yang tidak pantas diucapkan. Apalagi yang mengucapkan seorang pendakwah atau pemimpin suatu umat di hadapan para jamaahnya.

“Ini kan bahaya. Kata-kata lonte itu kan bahasa kasar, di dalam Islam perintah agama, kalau mengajak harus yang maudidhotul hasanah (dakwah dengan ucapan yang baik dan bermanfaat bagi orang lain),” tuturnya. Menutut KH Fadhol, ketika seorang pendakwah ucapan dan ceramahnya hanya berisi dorongan-dorongan yang membawa perpecahan dan ketidaknyamanan ke seluruh orang, maka bisa jadi dipertanyakan keulamaan atau ketokohannya.

“Ya harusnya (ulama, mubaligh, atau pendakwah) dengan ucapan yang bagus, dengan etika moral yang bagus. Kalau hanya dorongan-dorongan untuk kepentingan lain, ini nggak membawa kedamaian, nggak membawa ke kenyamanan orang, bahkan bisa merusak persatuan dan kesatuan, ya nggak baik,” katanya.

Sebelumnya ceramah Rizieq Shihab dalam peringatan Maulid Nabi pada 14 November 2020 lalu membuat gempar. Pimpinan FPI ini menyebut kata lonte, namun Rizieq Shihab tak menyebut siapa sebutan lonte yang dimaksudnya.

“Ada lonte hina habib. Pusing, pusing. Sampai lonte ikutan ngomong, iyee… Saya nggak marah. Cuma ada umat ya marah, ngancem mau ngepung lonte. Eh polisi kalang kabut jagain lonte. Kacau, kacau,” kata Rizieq kala itu.

(Suara Islam)

Loading...