Kongres PAN Ricuh Saling Lempar Kursi, Guntur Romli: Akibat Salah Memahami Perang Badar

Kongres V Partai Amanat Nasional (PAN) ricuh dan semakin memanas. Dirilis dari detik.com para peserta kongres tidak dapat mengontrol emosi. Bahkan, hingga mengakibatkan peserta kongres luka-luka.

Kericuhan tersebut terjadi sepanjang perhelatan kongres PAN yang digelar di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, sejak 10 Februari hingga 12 Februari 2020.

Bahkan, kericuhan tersebut telah mengakibatkan beberapa peserta kongres terluka dan sejumlah barang rusak.

Politisi PSI Guntur Romli memberikan komentar terkait kericuhan yang terjadi di Kongres PAN tersebut. Guntur menilai kericuhan yang ‘dibumbui’ saling lempar kursi adalah akibat kesalahpahaman dalam memahami ‘Perang Badar’ yang pernah diucapkan oleh Ketua Dewan Pertimbangan Amien Rais.

“Inilah akibat salah memahami ‘Perang Badar’- yang pernah dipolitisasi oleh Amien Rais, jadinya ‘Perang Kursi” ujar Guntur di akun twitternya dengan memposting sebuah video kericuhan yang terjadi dalam kongres tersebut.

Dikutip dari detik.com, korban terluka akibat kursi terbang dan kaca pecah sekitar 10 orang, Guntur berharap putra-putri Amien Rais baik-baik saja dan tidak termasuk dari salah satu korban terluka tersebut.

“Apakah Pak Amien Rais, Hanafi Rais & Hanum Rais baik-baik saja? Semoga tidak termasuk yang jadi korban”, tambah Guntur

(suaraislam)

Loading...