Ketika Rizieq Seret Tuhan Soal Kepemilikan Ponpes di Megamendung

Ilustrasi, Datangi Markas FPI di Bogor, Rizieq Disambut Ribuan Simpatisan, Arus Jalan Raya Puncak Macet (TribunnewsBogor.com/Naufal)

Update lanjutan dari kasus Rizieq, terutama soal Ponpes Markaz Syariah di Megamendung. Kalian sudah tahu kalau ponpes tersebut dibangun di atas lahan milik PTPN VIII yang notabene adalah milik pemerintah. Rizieq beralasan lahan tersebut sudah terbengkalai selama puluhan tahun, dan sudah dapat izin dari gubernur Jabar sebelumnya.

Kali ini Rizieq mengatakan kalau ponpes tersebut bukan miliknya. Dia menyebut dirinya hanya sebagai pendiri, sementara pesantren disebut wakaf.

Awalnya Rizieq mempertanyakan soal pengakuan saksi fakta yang dihadirkan penuntut umum yakni Kepala Desa Kuta, Megamendung, Kusnadi yang menyatakan kalau Ponpes Markaz Syariah milik Rizieq. Tapi dia mengaku belum pernah melihat adanya akte yang menunjukkan bukti kepemilikan ponpes atas nama Rizieq.

“Tadi bapak kan ditanya jaksa, siapa pemilik ponpes? Pak Kusnadi kan jawab saya. Saya tanya, apa bapak pernah melihat akte pendirian Markaz Syariah yang di sana tercantum pemiliknya?,” tanya Rizieq.

“Belum,” jawab Kusnadi.

“Jadi, tahu pemilik dari mana?” tanya Rizieq.

“Dari masyarakat itu kan pemiliknya Habib,” balas Kusnadi.

Di situ Rizieq mengatakan kalau ponpes tersebut merupakan wakaf. Sehingga tidak bisa disebut atas kepemilikan pribadi.

“Karena ponpes ini wakaf. Wakaf itu pemiliknya Allah. Tidak ada manusia yang menjadi pemilik wakaf. Saya pendiri, iya. Tetapi pemilik wakaf adalah Allah SWT untuk umat islam. Jadi perlu kita luruskan supaya Pak Kades ke depan, kepada msyarakat, jadi tahu bahwa itu wakaf, pemiliknya adalah Allah SWT. Tidak ada wakaf pemilik manusia,” katanya.

Kubu satu ini memang terlalu doyan menggunakan agama dan bahkan sering menyeret Tuhan dalam berbagai hal. Ini sebenarnya adalah tameng terakhir yang mereka gunakan tanpa rasa malu untuk membela diri mereka. Kalau sudah kepepet, Tuhan diseret untuk kepentingan pribadi. Dasar tak tahu malu.

Hanya orang stres yang masih percaya dengan omongan Rizieq ini. Dia bahkan tidak malu menggunakan nama Tuhan dalam setiap kesempatan. Coba pikir, apakah urusan serobot tanah milik pihak lain juga perbuatan Tuhan?

Kita tahu Rizieq mau menggiring ke arah mana. Dengan mengatakan ponpes ini milik Tuhan, dia ingin para hakim dan jaksa merasa bersalah dan tersudutkan karena sudah kesan menyalahkan Tuhan. Atau bisa jadi Rizieq malah mau salahkan Tuhan yang mengambil lahan milik negara?

Oke lah kalau kita mau bilang semua yang ada di Bumi bahkan di alam semesta ini adaah milik Tuhan sang pencipta. Tapi kepemilikan juga ada aturannya dong. Gak bisa sembarangan mendirikan bangunan. Kalau bisa begitu, silakan bangun bangunan di lahan milik Rizieq lalu kalau Rizieq protes, tinggal katakan itu adalah milik Tuhan dan tidak boleh ada yang protes. Apakah Rizieq bersedia? 100 persen bakal ngamuk dan mengerahkan pendukung bodohnya untuk demo berjilid-jilid dan berseason-season.

Rizieq ini sungguh menjijikkan. Lebih menggelikan lagi ada yang percaya dan memuja orang seperti ini. Lebih gilanya lagi ada sekelompok orang yang memuja balihonya. Entah Rizieq yang terlalu pintar meyakinkan mereka hingga otak mereka seolah tercuci atau pendukungnya yang terlalu bodoh sehingga gampang disetir bagai kerbau dicocok hidungnya.

Buka mata kalian lebar-lebar. Rizieq ini tidak lain hanya menggunakan agama untuk berbagai kepentingan, entah itu politik atau kepentingan lainnya. Kok mau-maunya dibodohi dengan cara seperti itu? Rizieq ini pintar mengolah kata (entah mungkin berguru dari gubernur tak becus) sehingga tak tahu malu bawa Tuhan seolah dia ini juru bicara Tuhan. Coba pikir, mengambil apa yang bukan miliknya tapi bawa-bawa nama Tuhan? Sungguh berani sekali, kan?

Kalau mau bawa nama Tuhan, pemerintah pun bisa mengambil kembali lahan itu dengan mengatakan itu milik Tuhan yang mau dipakai untuk kepentingan rakyat banyak.

Orang macam apa yang melakukan pelanggaran secara aturannya begitu, lalu dengan gampangnya membawa Tuhan untuk melakukan perlawanan? Maaf aja ya, rakyat makin muak. Saya pikir sudah banyak yang sadar betapa parahnya si Rizieq ini.

Jadi orang kok bandel banget. Sudah lah salah, keras kepala, susah diatur, suka ngamuk, ancam-ancam pakai sentimen agama pula. Gak pernah ngaca selama ini?

Bagaimana menurut Anda?

Xhardy

Sumber: https://seword.com/politik/ketika-rizieq-seret-tuhan-soal-kepemilikan-ponpes-FLrifzSjhf

(Suara Islam)

Loading...