Kemunculan Ustad Model Felix Siauw, Sugi Nur dan Evie Effendi Sudah Dikabarkan oleh Nabi, Waspadalah!

Ilustrasi

Munculnya ustad-ustad dadakan atau KW sebenarnya sudah dikabarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam sebuah hadits shohih, Nabi bersabda bahwa akan ada masa dimana (mengaku)‘ulama’ bodoh yang menyesatkan umat karena mereka tidak memiliki keilmuan agama yang dalam.

إن الله لا يقبض العلم انتزاعًا ينتزعه من العباد، ولكن يقبض العلم بقبض العلماء حتى إذا لم يُبْقِ عالمًا اتَّخذ الناس رؤوسًا جهالاً، فسُئِلوا فأفتوا بغير علم؛ فضلوا وأضلوا ؛ متفق عليه.

‘Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu sekaligus dari para hamba, akan tetapi Allah mencabut ilmu dengan mewafatkan para ulama, sehingga ketika tidak tersisa lagi seorang alim, maka manusia akan menjadikan orang-orang bodoh sebagai pemimpin, lalu mereka ditanya, kemudian mereka akan memberikan fatwa tanpa ilmu, maka mereka sesat lagi menyesatkan orang lain”,(hadits shohih)

Fenomena ustad KW atau kaleng-kaleng ini sudah mulai bermunculan di masyarakat, yang kemudian menjadi popular melalui media sosial. Mereka tidak memiliki ilmu agama yang luas tapi sudah berani memberikan fatwa, menafsirkan ayat al-Qur’an seperti yang dia mau.

Jika melihat hadits diatas, kemunculan orang-orang bodoh yang baru belajar agama tapi memposisikan dirinya sebagai ustad atau mubaligh sudah terbukti. Mereka sudah menganggap diri mereka alim dalam ilmu agama, padahal mereka belajar Islam secara otodidak tanpa memiliki sanad keilmuan yang jelas.

Mereka adalah orang yang sesat dan menyesatkan. Baru-baru ini viral di media sosial, seorang yang dikenal ustad hijrah, Evie Effendi, yang biasa memberikan ceramah di depan jamaahnya. Dalam sebuah video yang beredar, dia dengan percaya diri meminta jamaahnya mengikuti bacaan alquranya, padahal baca al-qurannya salah fatal tidak memahami ilmu tajwid, dengan tanpa berdosa dia berhenti (waqaf) semaunya sendiri.

Bukan hanya bacaan al-Qur’annya yang kacau, tapi ilmu agamanya juga. Dalam sebuah majelis dia pernah mengatakan bahwa Nabi Muhammad dulunya adalah orang yang tersesat.

Selain Evie Effendi, ada juga ustad pengasong HTI , Felix Siauw, seorang muallaf yang selalu teriak-teriak tentang khilafah dan menolak Pancasila karena tidak ada dalam Islam.

Tak jauh berbeda dengan Evie Effendi, Felix Siauw juga kacau dalam membaca dan mengutip ayat al-Qur’an. Meskipun tidak hafal ayat yang dia baca, dia tetap memaksakan membaca ayat tersebut walapun banyak kesalahan yang dia buat dalam ayat tersebut.

Dan fatalnya, dia diikuti oleh jamaahnya. Dia merasa hebat menjelaskan kandungan sebuah ayat meskipun dia tidak memahami maksud ayat tersebut dengan benar.

Ada juga Sugi Nur Raharja atau yang populer dipanggil Gus Nur. Ustad dadakan yang hobinya ‘misuh-misuh’, teriak-teriak kafir, anjing, asu dan semua kosakata buruk yang biasa dia ucapkan. Banyak rekam digital Sugi yang menyesatkan masyarakat karena ilmu agamanya yang dangkal. Namun, sudah berani menafsirkan ayat alquran.

Sugi juga dengan berani menafsirkan kata’ulama’ seenaknya sendiri. Dia mengatakan bahwa ulama tidak hanya dari manusia, tapi juga dari hewan-hewan melata. Dia mengatakan “…berarti ulama menurut Allah bisa ular, ayam, kambing, manusia, yang penting takut kepada Allah.”

Sugi Nur mengambil pemahaman atas ayat tersebut sebagai satu kesatuan kalimat utuh. Sehingga ia menarik kesimpulan bahwa ulama itu bisa dari berbagai kalangan, baik manusia, hewan atau makhluk lainnya. Yang penting, menurutnya, makhluk-makhluk Allah itu memiliki rasa takut kepada Allah. Maka, siapapun bisa dikatakan ulama. Jelas penafsiran Sugi tersebut menyesatkan.

Munculnya fenomena ustad dadakan, KW atau bodong sangat meresahkan dan menyesatkan masyarakat. Karena itu perlu adanya konter dari da’i yang memiliki keilmuan dan wawasan keagamaan yang luas, agar masyarakat menjadi tercerahkan.

Ahmad Harier

(suaraislam)

Loading...