Kasus Rahayu Saraswati Hentikan Kebencian pada Perempuan

Foto: https://www.youtube.com/

Aktivis emansipasi perempuan, Nur Syahbani Katjasungkana, memberikan dukungan kepada Calon Wakil Wali Kota Tangerang Rahayu Saraswati untuk membawa kasus pelecehan yang menimpanya ke ranah hukum.

“Saya mendukung upayanya (Rahayu Saraswati) untuk membawa pelaku pelecehan seksual tersebut yang memposting foto pribadinya saat ia hamil pertama kali 5 tahun lalu itu ke ranah hukum”, tulis Nur Syahbani di akun Fbnya pada Kamis, 29 Oktober 2020.

Anggota Komisi Nasional Kekerasan terhadap Perempuan tersebut juga menegaskan bahwa saatnya perempuan Indonesia bersuara melawan pelecehan dan kekerasan seksual dalam bentuk apapun dan memberikan pelajaran kepada pelaku pelecehan.

“Sudah saatnya perempuan Indonesia tidak diam ketika mengalami kekerasan dan pelecehan seksual dalam bentuk apapun. Para lelaki patriarki harus diberi pelajaran bahwa kehamilan itu indah dan membanggakan”, tegasnya.

Nur Syahbani juga menujukkan ada koran Den Haag memuat gelombang kelahiran akibat lockdown di masa pandemic yang mana ilustrasi fotonya menggunakan ibu yang sedang hamil dan menunjukkan perut. Bahkan, banyak foto kehamilan yang dishare karena mereka bangga atas kehamilannya.

Lebih lanjut, menurutnya, masyarakat harus menghargai perempuan karena kehamilan adalah penghormatan Tuhan kepada perempuan untuk melanjutkan peradaban di dunia.

“Bagi masyarakat yang menghargai perempuan tentu hal ini bukan hal yang aneh, bukankah kehamilan adalah fungsi perempuan dan penghormatan Tuhan kepada perempuan untuk melanjutkan kehidupan dan peradaban di dunia ini?”, tegasnya.

Aktivis Perempuan tersebut juga meminta agar pelecehan dan kebencian kepada perempuan dihentikan apalagi sampai menjadi objek pelecehan dan pembunuhan karakter seseorang seperti yang terjadi kepada Rahayu Sarawati.

“Masalahnya, bagi masyarakat misoginist seperti sebagian masyarakat Indonesia, gambar atau foto seperti ini, malah menjadi obyek pelecehan seksual, politisasi dan pembunuhan karakter seseorang seperti yang terjadi pada calon wakil walikota Tangerang,” tutupnya

Diketahui, belum lama dugaan pelecehan seksual terkait paha Saraswati berlalu, Rahayu Saraswati kembali menerima ‘serangan’ fisik. Kali ini, sebuah akun bernama Bang Djoel mengunggah foto kehamilan Sara ke grup Tangsel Rumah dan Kota Kita.

Foto kehamilan Saraswati tersebut disertai dengan tulisan ‘Yang mau coblos udelnya silakan. Udel dah diumbar. Pantaskah jadi panutan apalagi pemimpin Tangsel??’

(Suara Islam)

Loading...