Karikatur Penghinaan dan Cara Melawannya yang Juga Hina

Ejekan dan hinaan lewat karikatur oleh majalah charlie hebdo, (yang juga dijadikan referensi seorang guru di perancis ). Kalau kita telusuri, menyasar semua agama, bahkan politik pemimpin dunia, sebut saja agama kristen dan hindu lebih dulu dihina majalah ini lewat karikatur tentang Tuhan-tuhan mereka yang digambarkan penuh penghinaan. Kemudian diwaktu belakangan agama islam yang dihina lewat karikatur nabi muhammad.

Apakah umat agama yang dihina itu tidak marah dan dongkol? Jelas mereka marah. Karena keyakinan mereka sangat direndahkan. Contoh saja umat kristen mengekprsikan kemarahanya lewat protes dan gugatan di peradilan. Tetapi negara2 eropa khususnya perancis memiliki konstitusi yang sangat bebas, yang melindungi kebebasan berfikir dan berkespresi ( walaupun ekspresi itu menyakitkan bagi umat beragama). usaha2 umat kristiani dan hindu itu gagal. Walaupun gagal mereka bisa mengekspresikan kemarahanya dengan cara yang elegan dan tidak melanggar hukum sesuai konstitusi di negeri eropa. Beberapa kelompok mereka bahkan menyerahkan urusan ini pada dimensi relegiusitas. Menyerahkan sepenuhnya pada tuhan mereka ” biar tuhan menghukum sesuai dengan caraNYA”.

Dengan sepak terjang majalah Charlie hebdo yang membuat karikatur penghinaan semua agama. Banyak orang-orang di eropa menyebutnya sebagai kelompok Atheis.

Jadi majalah ini sebenarnya adalah majalah sampah dengan tradisi penghinaan semua etentitas di dunia ini. Menyasar semua keyakinan di dunia. Bahkan politik sekalipun.

Namun menunjukkan kemarahan dengan cara membunuh dan memenggal adalah tindakan yang sangat berlebihan dan kriminal yang merusakn citra kemulian agama. Sama persis efek kerusakannya seperti halnya penghinaan yang dilakukan lewat karikatur majalah ini.

Tindakan bar bar ini. Akan menjadi legitimasi bagi majalah sampah ini untuk membenarkan karikatur yang dibuatnya selama ini. Yang menggambarkan penghinaan untuk agama islam adalah agama kekerasan dengan karikatur nabi dgn membawa bom dan pedang.

Lebih mengagetkan lagi. Hari ini ada peristiwa pembunuhan dan pemenggalan umat kristiani di dpan gereja di kota nice perancis. Dan di duga pelakunya oknum muslim yang marah akibat karikatur itu. Tindakan biadab ini tidak bisa di benarkan. Krn umat kristiani tidak ada hubunganya dengan karikatur penghinaan.justru mereka adalah korban karikatur itu. Maka hal ini jelas akan mencedarai hubungan antar umat beragama. Dan makin meningkatnya islamophobia di benua biru.

Cara penghinaan dri majalah ini harus di kecam. Selayaknya saya juga mengecam cara2 kemarahan dengan melakukan tindakan brutal. Sadis. Dan radikal dengan membunuh dan memenggal. Tidak hanya karena itu tindakan kriminal. Tetapi juga tidak di bnarkan ajaran islam sendiri.

Selayaknya umat islam dan pemimpin islam di negeri muslim di dunia harus mengecam tindakan penghinaan agama. Khususnya agama islam yang dilakukan lewt pembuatan karikatur nabi muhamnad. Sekaligus juga bersuara mengecam tindakan pembunuhan dan pemenggalan yang dilakukan oknum2 muslim yang sudah diluar batas kemanusian. Dan jauh dri cara orang beragama dalam menghadapi penghinaa agama.

umat islam dan pemimpin negeri2 muslim harus bersuara dan menjelaskan pada dunia bahwa. Orang-orang yang melakukan pemenggalan itu tidak mewakili kemarahan umat islam krn penghinaan itu. Umat islam dan negeri muslim mempunyai cara beradab untuk mengecam penghinaan itu. Kalau ini tidak dilakukan, maka anggapan umat lain di dunia akan meyakini bahwa tindakan bar bar itu merepresentasikan ajaran islam. Dan itu meruskan citra islam secara keseluruhan. Apalagi dengan kejadian rentetan berikutnya yang membunuh dan memenggal umat kristiani yang tidak berdosa dengan kasus ini.

Bahkan agama mereka adalah juga korban penghinaan karikatur sampah ini. Maka salah alamat serta tindakn biadab apabila membunuh orang yang juga sama2 korban penghinaan karikatur ini.

“Dibawah ini karikatur penghinaan agama majalah charle hedbo”

Abdun Nafi

Sumber: https://www.facebook.com/naffidarkcorner.siena/posts/3997202526974682

(Suara Islam)

Loading...