Kader PKS Fitnah Kampus UI Ajarkan Seks Bebas, Ade Armando Beri Jawaban Menohok

Perdebatan terjadi antara Pakar Komunikasi UI Ade Armando (tengah) dengan Juru Bicara PKS Muhammad Kholid (kiri) tentang tuduhan UI mengajarkan seks bebas dalam ospeknya, dalam acara Kompas Petang, Minggu (20/9/2020). Capture YouTube Kompas TV

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia, Ade Armando, menilai tudingan PKS terhadap kampusnya yang mengatakan telah mengajarkan seks bebas adalah fitnah.

Sebelumnya, Petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyebarkan tuduhan bohong tentang Universitas Indonesia. PKS menuduh di UI para mahasiswa baru diajari nilai-nilai barat tentang free sex. PKS menuduh bahwa di UI para mahasiswa baru diajari bahwa melakukan sex suka sama suka tanpa kekerasan adalah sesuatu yang sehat dan sah.

Menurut Ade Armando, tuduhan bahwa UI mengajarkan seks bebas ini pertama kali datang dari Al Muzammil Yusuf, Pimpinan Fraksi PKS di MPR. Dalam video yang viral, Muzammil menuduh bahwa UI mengajarkan Consensual Sex bagi mahasiwa baru.

Baca: Innalillahi! Frustasi Kehilangan Kekuasaan Cuci Otak Mahasiswa, PKS Fitnah Universitas Indonesia

Menurut Muzammil, UI mengajarkan consensual sex yaitu sex antara mahasiswa dan mahasiswi yang dilakukan dengan persetujuan dengan kesadaran dan tanpa kekerasan adalah seks yang sehat dan sah. Bahkan, tuduhan Muzammil ini kemudian didukung oleh petinggi PKS yang lain.

Dosen Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) tersebut menilai tuduhan dan fitnah PKS kepada kampus UI bukanlah kritik melainkan sebuah kengawuran dan fitnah.

“Dan ini ngawur, dan kengawuran ini saya rasa lahir dari rasa frustasi PKS yang sekarang kehilangan kekuasaan mencuci otak di UI untuk menjadi kader-kader loyal partai Islam tersebut”, tegas Ade Armando dalam sebuah tayangan di TV Cokro.

Selain Ade Armando, Civitas Akademika Universitas Indonesia (UI) meminta klarifikasi dan permintaan maaf secara resmi dari Anggota DPR dari Fraksi PKS, Al Muzzammil Yusuf. Hal ini terkait dugaan fitnah dan character assassisnation yang dilakukan Muzzammil terhadap UI.

“Civitas Akademika UI juga telah mengajukan surat kepada pimpinan DPR, pimpinan MPR, pimpinan Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dan pimpinan Fraksi PKS di DPR agar Al Muzzammil Yusuf diberhentikan sebagai anggota DPR secara tidak hormat,” kata Dosen Ilmu Politik FISIP UI Reni Suwarso dalam keterangan resmi seperti dikutip dari Mediaindonesia.com, Minggu (20/9).

(Suara Islam)

Loading...