Istana Tolak Ajakan Dialog Rizieq, Habib Muannas: Keputusan Tepat!

Ketua Umum Cyber Indonesia, Muannas Alaidid atau Habib Muannas, memberikan dukungan kepada pemerintah yang menolak ajakan Rizieq untuk berdialog. Menurutnya, Keputusan tersebut sudah tepat, kecuali Rizieq telah bertaubat dan mengakui hasil pemerintahan yang sah.

“Keputusan yang tepat, kecuali kalo tobat mengakui hasil pemerintahan yang sah”, tulis habib Muannas di akun twitternya.

Dikutip dari suara.com, Istana Kepresidenan menolak ajakan Rizieq Shihab untuk dialog. Hal itu disampaikan Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Donny Gahral Adian.

Hanya saja Istana Kepresidenan tidak pernah menghambat Habib Rizieq dialog dengan Jokowi.

“Pertama, tidak ada yang menghambat (Presiden berdialog dengan Rizieq),” ujar Donny saat dihubungi Suara.com, Kamis (19/11/2020).

Pernyataan Donny merespon Sekjen HRS Centre, Haikal Hassan yang menyebut ada pihak yang menghambat rencana dialog Rizieq dengan Jokowi sejak 2017 silam.

Donny pun mempertanyakan dialog untuk apa antara Jokowi dan Rizieq. Menurut Donny, bukan level Jokowi untuk berdialog dengan Rizieq yang perkataannya berisikan cacian dan umpatan kotor.

“Kemudian yang kedua berdialog untuk apa. Tidak bisa (Jokowi) berdialog dengan orang yang tidak bisa menggunakan akal sehatnya, yang ada caci maki, cacian dan umpatan-umpatan kotor, itu kan bukan level presiden berdialog dengan orang semacam itu,” katanya.

Donny menutukan Jokowi bisa berdialog dengan orang-orang yang terdidik dan memiliki integritas tinggi seperti Buya Syafii Ma’arif, Cendekiawan Azyumardi Azra, Ketua PBNU Said Aqil Siradj.

“Presiden berdialog dengan Buya Syafii Ma’rif Prof Azyumardi Azra, Kyai Said Aqil Siradj itu bisa, karena mereka orang-orang terdidik dengan integritas yang tinggi. Tapi dengan Habib Rizieq mau bicara apa, kalau isi mulutnya umpatan fitnah, jadi tidak perlu didialogkan,” tutur dia.

Sebelumnya, Sekjen HRS Centre, Haikal Hassan menyampaikan pesan untuk Jokowi.

Saking emosionalnya, pria yang akrab disapa Babe Haikal ini sampai matanya berkaca-kaca.

(Suara Islam)

Loading...