Innalillahi! Disaat Jokowi Sedang Berduka, Banyak Manusia Tak Beradab Menyerang Dirinya

Kabar duka menyelimuti Keluarga Besar Presiden Jokowi dan seluruh rakyat Indonesia. Ibunda Jokowi, Sujiatmi Nomiharjo tutup usia pada Rabu 25 Maret 2020.

Namun, sangat disayangkan, kabar duka yang menyelimuti bangsa ini, malah dijadikan nyinyiran seperti oleh para pembenci Jokowi, yang tak memiliki hati nurani.

Banyaknya nyinyiran di media sosial mendapat kritik dari pegiat media sosial, Yusuf Muhammad di akun FBnya.

Yusuf Muhammad menilai para tukang nyinyir tersebut adalah segerombolan orang yang tidak beradab, mereka merasa paling beriman namun berakhlak baj*ngan, mereka sedang mencari panggung dan menunjukkan batang hidungnya.

“Jangan kaget dan jangan heran, mereka ini yang selalu merasa paling beriman dan paling benar, tapi sejatinya hati mereka karatan akibat teralu lama memupuk kebencian”, tulis Yusuf Muhammad

Menurut Yusuf Muhammad, komentar-komentar tukang nyinyir tersebut sangat mengerikan dan menjijikkan, mereka seperti tidak beragama dan juga tak berakal.

“Coba lihat saja komentar-komentar mereka di medsos ketika tahu kabar Ibunda Presiden wafat. Komentar mereka sangat mengerikan dan menjijikkan. Mereka seperti bukan pribadi yang punya iman dan beragama, bahkan mereka seperti makhluk yang tak berakal dan tak punya hati nurani”, tambahnya

Bahkan, bagi Yusuf mereka terlihat lebih rendah daripada binatang, yang tidak perlu diikuti karena hati nurani dan akal sehat mereka sudah mati. Yusuf meminta mereka merenungi  fitnah-fitnah dan penghinaan kepada ibunda Jokowi karena beliau sekarang sudah tutup usia.

“Buat yang masih suka memfitnah dan menghina ibunda pak Jokowi dari dulu hingga sekarang, silahkan Anda renungkan. Mungkin pintu maaf telah tertutup. Ibunda pak Jokowi sudah kembali ke rahmatullah”, tegas Yusuf

(suaraislam)

Loading...