Innalillah! PSSI Sebut JIS Stadion Kebanggaan Anies Tak Layak Gelar Laga Internasional

Jakarta International Stadium (JIS) gagal menjadi tempat pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Curacao yang rencananya digelar 27 September 2022. Beberapa faktor menjadi penyebab stadion di Jakarta Utara dianggap tak layak menggelar pertandingan internasional.

JIS dianggap tak bisa menggalar pertandingan antarnegara ini setelah PSSI melakukan uji kelayakan. Berdasarkan hasil inspeksi tim Infrastructure Safety and Security PSSI, Stadion JIS belum memenuhi kelayakan 100% infrastruktur. Beberapa yang dianggap belum memenuhi syarat di antaranya area drop off tim, sirkulasi aktivitas terkait pertandingan di outer perimeter yang menumpuk di barat utara.

Tim inspeksi juga mencatat, concourse timur belum dapat digunakan, perimeter tribune perlu pengkajian ulang, pagar perimeter di bawah concourse barat tidak kokoh. Sarana prasarana pendukung seperti kantung parkir, transportasi umum, dan jalan akses menuju stadion belum sesuai standar.

“Sehingga untuk menggelar sebuah pertandingan FIFA Match Day yang mengundang animo penonton sangat banyak maka perlu dilakukan simulasi terkait jumlah penonton mulai dari 25%, 50%, 75%, dan 100% dari perhitungan maximum safety capacity,’’ kata Sekjen PSSI Yunus Nusi.

Yunus menambahkan stadion ini juga tak memiliki tempat parkir yang layak untuk ukuran JIS yang begitu megah dengan daya tampung 80.000 kursi. JIS hanya bisa menampung parkir sekitar 800 unit kendaraan roda empat, dan itu sangat riskan. Padahal, jika timnas main, animo masyarakat untuk ber duyun-duyun ke stadion sangat tinggi.

Selain itu masuk stadion hanya satu pintu sehingga dikhawatirkan jika bersamaan keluar akan memakan waktu yang lama.

”Di samping itu terkait dengan plafon yang rendah karena bus tidak bisa masuk, bisa jadi bus tim tamu dan tim tuan rumah berhentinya di area umum, tidak di area sebagaimana mestinya yang sudah diatur. Nah kalau kita paksakan pasti akan menjadi catatan FIFA,’’ imbuh Yunus.

Kendala lain adalah biaya sewa stadion yang tinggi. Tim sekelas Persija Jakarta pun lebih memilih stadion di Bekasi. Tentu juga selain karena infrastruktur yang belum memadai.

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengelola Jakarta International Stadium atau JIS ikut angkat bicara terkait sikap PSSI tersebut. Jakpro membeberkan bukti-bukti bahwa stadion anyar di ibu kota itu memenuhi kualitas standar FIFA.

Jakpro mengeluarkan poin-poin yang mengungkap JIS sudah sesuai dengan kriteria stadion standar FIFA setelah PSSI membatalkan laga Timnas Indonesia vs Curacao di pertandingan yang berlokasi di Jakarta Utara tersebut.

Jakpro menegaskan jika JIS telah berstandar FIFA. Dilihat berdasarkan kelengkapan fasilitas, infrastruktur, serta memenuhi rekomendasi, teknis dan persyaratan hingga penyediaan fasilitas hospitality.

Jakpro menyatakan JIS dirancang oleh Buro Happold, konsultan perencana dari Inggris, yang memiliki pengalaman internasional dalam merancang stadion-stadion sepak bola modern seperti Tottenham Hotspur Stadium di London serta perancangan beberapa stadion Piala Dunia Qatar 2022.

“JIS merupakan salah satu stadion yang mirip dengan stadion di Eropa baik secara desain maupun fasilitas. Selain itu, Jakpro juga didampingi langsung oleh Assessor FIFA pada saat perencanaan dan desain JIS dilakukan,” ujar Plt Direktur Proyek JIS, Arry Wibowo.

(Suara Islam)

Loading...