Inilah Cawagub DKI pengganti Sandiaga Uno

Sudah hampir dari dua tahun Jakarta tidak punya Wakil Gubernur. Sejak Sandiaga Uno mundur dari posisinya untuk menjadi Cawapres mendampingi Prabowo. Posisi wakil Gubernur Jakarta ini bisa dibilang menjadi hak Gerindra dan PKS. Sebab kedua partai itulah yang mendukung pasangan Anies-Sandi saat Pilkada lalu.

Gerindra sendiri sudah secara resmi mengajukan empat nama sebagai alternative calon wakil Gubernur yang akan mendampingi Anies Baswedan. Dari keempat orang itu, dua orang merupakan politisi dan kader Gerindra. Seorang birokrat Pemda DKI dan seorang lagi seorang profesional.

Berikut profil keempat orang kandidat Wagub pengganti Sandiaga Uno.

1. Arnes Lukman (Profesional)

Arnes Lukman salah satu cawagub DKI yang latar belakangnya sama seperti Sandiaga Uno dari profesional

Arnes Lukman dikenal sebagai profesional murni yang dijadikan Gerindra sebagai salah satu kandidat Wakil Gubernur DKI. Karir Arnes selama ini berkutat dalam dunia bisnis. Arnes diajukan Gerindra mungkin untuk mengganti kekosongan yang ditinggal Sandiaga Uno, yang dikenal juga sebagai pengusaha.

Selain itu, Arnes yag juga tercatat sebagai penasihat di DPP Gerindra juga dikenal dekat dengan kalangan pesantren. Keluarga besarnya sendiri memiliki latar belakang pesantren. Sejak 20 tahun lalu, misalnya, Arnes menjadi dewan pembina pesantren Musthafawiyah, salah satu pesantren tertua di Sumatera. Uniknya pesantren Mustafawiyah ini secara amalan mengikuti kultur NU. Sedangkan Arnes sendiri, pernah menjadi pengurus di PP Muhamadiyah, membawahi bidang ekonomi.

2. Ferry J. Yuliantono (Politisi Gerindra)

Ferry adalah politisi dari Partai Gerindra. Posisinya kini sebagai wakil ketua umum bidang penggalangan massa. Ferry pernah aktif menjadi seorang aktivis sebelum akhirnya menjadi politikus Gerindra. Pada masa pemerintahan SBY, Ferry pernah ditahan aparat karena protes kenaikan harga BBM.

Ferry mencalonkan diri sebagai calon anggota DPR dari Gerindra pada Pileg 2014 untuk daerah pemilihan Jawa Barat VIII (Cirebon, Indramayu). Namun tidak terpilih. Ia juga pernah disebut-sebut hendak berlaga menjadi pimpinan BPK, meski akhirnya menarik berkas pendaftaran yang sudah dikirimkan.

3. Ahmad Riza Patria (Anggota DPR-RI, Gerindra)

Ahmad Riza Patria merupakan anggota DPR RI periode 2019-2024. Dia terpilih sebagai anggota legislatif dari dapil Jawa Barat III (Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur). Dalam partai posisinya adalah ketua DPP Partai Gerindra.

Politisi ini pernah juga maju menjadi Calon Wakil Gubernur Jakarta pada pemilihan tahun 2012. Ia mendampingi Hendardji Soepandji sebagai calon Gubernur. Suaranya jeblok dan pasangan itu terpental di putaran awal. Kita tahu yang memenangkan pertarungan Pilkada Jakarta 2012 adalah pasangan Jokowi-BTP.

4. Saefullah (Birokrat Pemda DKI)

Posisi Saefullah saat ini adalah Sekretaris Daerah DKI Jakarta. Saefullah menapaki karirnya sebagai birokrat di pemerintahan Jakarta. Artinya sejak dulu, ia memang sudah menjadi bagian dari birokrasi Pemda. Secara teknis, Saefullah selalu melayani Gubernur dan Wakil Gubernur.

Sebelumnya Saefullah sempat menduduki jabatan sebagai Wakil Kepala Dinas Pendidikan Dasar (Dikdas) DKI Jakarta pada 2008. Dia pernah juga menjabat sebagai Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda pada 2008-2010 dan Walikota Jakarta Pusat pada 2010-2014.

(suaraislam)