Hierarki Para Malaikat

Ilustrasi

Para sobat FBku punya selera yang berbeda-beda mengenai tulisanku. Ada yang suka tulisan kritik politik-agama namun ada juga yang lebih suka dengan sharing soal filsafat, spiritualisme dan metafisika. Aku sendiri sempat belajar soal Hipnoterapi dan alam pikiran bawah sadar tapi justru jarang share soal itu. Terlalu panjang, rumit & kompleks soalnya. Aku lebih banyak posting soal politik-agama dan isu terkini karena itu yang biasanya lagi rame di berita. Tapi kalo aku terlalu sering posting tulisan politik katanya bosan. Itulah sebabnya kali ini saya akan menulis soal Hierarki Malaikat dalam agama Nasrani. Semoga ada manfaatnya terutama bagi para sobatku yang beragama Nasrani. Selamat membaca…..

Dalam agama Kristen kata malaikat berasal dari bahasa Ibrani mal’akh, yang berarti “utusan”, oleh karena itu malaikat juga bisa disebut sebagai Utusan Tuhan. Malaikat juga disebut sebagai “anak-anak Elohim” (Kejadian 6:4; Ayub 1:6), “penjaga” (Daniel 4:13), “tentara langit” (Kitab Ulangan 17:3) atau “bala tentara Elohim” (Yosua 5:14).

Malaikat diciptakan oleh Tuhan dengan berbagai tugas khusus dan terbagi ke dalam berbagai tingkatan atau hirarki. Hirarki malaikat dalam Kristen dikemukakan oleh seorang tokoh mistik Kristen bernama Pseudo Dionysius dari Areopagus pada abad ke 4 atau ke-5 dalam bukunya “De Coelesti Hierarchia” (The Celestial Hierarchy) dan juga oleh Thomas Aquinas dalam “Summa Theologica” pada Abad Pertengahan. Hirarki Malaikat terdiri dari tiga lapisan / sphere. Adapun para Malaikat ini adalah :

Lapisan Pertama (Penjaga Tahta Surgawi) yang terdiri dari :

– Seraphim (Yesaya 6: 1-7) yang bertugas sebagai penjaga Takhta Allah yang terus memuji Tuhan. Nama Seraphim berarti “yang terbakar.” Seraphim memiliki enam sayap. Dua diantara Seraphim bernama Seraphiel dan Metatron. Seraphim memiliki cahaya terang memancar sehingga tidak ada makhluk ataupun malaikat lainnya yang dapat memandang mereka. Ada empat Seraphim yang berjaga di sekitar tahta Allah. Malaikat Seraphim sebagai malaikat tertinggi memahami Allah dengan sangat jelas.

– Cherubim (Kejadian 3:24) yang memiliki empat wajah dan empat sayap. Cherubim menjaga jalan menuju ke Pohon Kehidupan di Taman Eden dan Takhta Allah. Malaikat Kerubhim memahami penyelenggaraan dan Rencana Allah.

– Ophanim (Yehezkiel 10:17) atau juga disebut sebagai “The Thrones” (Thronos) atau Singgasana atau Erelim. Ophanim adalah simbol keadilan dan kekuasaan Allah yang Hidup. Mereka terhubung erat dengan Cherubim. Ketika mereka pindah, yang lain pindah, ketika mereka berhenti, yang lain berhenti. Malaikat Singgasana memahami Kuasa Allah.
Lapisan Kedua (Pejabat Surgawi) yang terdiri dari :

– Hashmallim atau Dominationes / Dominion atau Penguasa yang bertugas mengatur malaikat-malaikat yang ada di bawahnya. Mereka juga adalah para malaikat yang memimpin bangsa-bangsa. Dominion memiliki sepasang sayap berbulu yang sangat indah dengan bola cahaya pada kepala tongkat yang menunjukkan kekuasaan mereka atau pada pedang mereka.

– Virtue atau Malaikat Kebajikan. Tugas utama mereka adalah mengawasi pergerakan benda-benda langit untuk memastikan bahwa pergerakan kosmos atau alam semesta tetap berjalan. Malaikat Kebajikan menerima perintah dari Malaikat Penguasa dan menjalankan alam semesta.

– Potestas atau Power atau Otoritas atau Malaikat Kekuasaan. Malaikat Kekuasaan adalah pembawa kesadaran nurani dan penjaga sejarah. Mereka juga adalah para malaikat prajurit yang setia kepada Tuhan. Tugas mereka adalah untuk mengawasi distribusi kekuasaan di antara umat manusia. Mereka juga memerangi pengaruh buruk yang berlawanan dengan Rencana Allah. Sebagian teori mengatakan bahwa Iblis dahulunya adalah Kepala dari Malaikat Kekuasaan sebelum ia dihukum jatuh ke bumi (Efesus 6:12).

Lapisan Ketiga (Utusan dan Tentara Surgawi) yang terdiri dari :

– Principatus atau Penguasa atau Malaikat Kerajaan. Tugas mereka adalah untuk melaksanakan perintah yang diberikan kepada mereka oleh Malaikat Dominion dan menyalurkan berkah bagi dunia material. Tugas mereka adalah untuk mengawasi manusia. Mereka adalah pengasuh dan penjaga alam bumi. Mereka juga menginspirasi makhluk hidup dengan berbagai hal seperti seni dan ilmu. Mereka digambarkan mengenakan mahkota dan membawa tongkat kerajaan. Malaikat Kerajaan mengurus negara, bangsa atau kota.

– Archangel atau Malaikat Agung atau Kepala Para Malaikat (1 Tesalonika 4:16 dan Yudas 1: 9). Mereka dikatakan sebagai ketujuh Roh yang berdiri di hadapan takhta Allah. Malaikat Agung menyampaikan pesan penting Allah pada manusia. Ketujuh Malaikat Agung ini adalah : Gabriel, Mikhael, Raphael, Uriel (Api Tuhan), Jophiel, Chamuel dan Zadkiel. Michael adalah pemimpin dari tentara surgawi yang berhasil mengalahkan dan mengusir Iblis keluar dari sorga.

– Angel atau Malaikat. Malaikat Kudus adalah malaikat pelindung manusia.
Mereka adalah malaikat yang paling peduli dengan urusan makhluk hidup. Misi para malaikat adalah membantu manusia di dunia untuk dapat masuk Kerajaan Sorga. Ada banyak jenis malaikat yang berbeda, dengan tugas yang berbeda. Para malaikat dikirim sebagai utusan kepada umat manusia dan untuk menolong orang-orang yang beriman (Kolose 1:16, Ibr 1:14). Malaikat dapat saling berkomunikasi satu sama lain secara langsung. Malaikat juga dapat melihat segala sesuatu di bumi ini. Setiap manusia memiliki malaikat pelindung yang mencintai dan bersedia menolong tanpa syarat. Manusia dapat meminta bantuan kepada malaikat pelindung dalam setiap permasalahan yang dihadapi.

Adapun menurut para penganut Kristen Abad Baru ketujuh Malaikat Agung (Seven Archangels) memiliki tugas yang berbeda-beda dan bisa dimintai bantuannya untuk menolong manusia. Adapun tugas dari ketujuh Malaikat Agung ini adalah :

1. Michael adalah Malaikat Perlindungan dan Kekuatan. Dia melayani Tuhan dan membantu manusia dengan “cahaya biru perlindungan”.
2. Gabriel adalah Malaikat Pemurnian. Dia melayani Tuhan dan membantu manusia dengan “cahaya putih pemurnian”.
3. Raphael adalah Malaikat Penyembuhan dan Kelimpahan. Dia melayani Tuhan dan membantu manusia dengan “cahaya hijau penyembuhan dan kelimpahan”.
4. Uriel adalah Malaikat Kedamaian. Dia melayani Tuhan dan membantu manusia dengan “cahaya emas kedamaian”.
5. Chamuel adalah Malaikat Cinta dan Kasih Sayang. Uriel adalah Malaikat Kedamaian. Dia melayani Tuhan dan membantu manusia dengan “cahaya merah muda kasih sayang”.
6. Zadkiel adalah Malaikat Pengampunan. Dia melayani Tuhan dan membantu manusia dengan “cahaya ungu pengampunan”.
7. Jophiel adalah Malaikat Kebijaksanaan. Dia melayani Tuhan dan membantu manusia dengan “cahaya kuning kebijaksanaan”.

Semoga bermanfaat

(fbmuhammadzazuli/suaraislam)

Loading...