Heboh soal Larangan Masuk Gereja, Habib Ahmad Jindan: Kakek Saya Dulu Ceramah di Gereja

Habib Ahmad bin Novel Bin Jindan menjawab pertanyaan dari seseorang tentang hukum ceramah di Gereja, beliau kemudian menjawab kalau kita masuk untuk beribadah dengan ibadahnya mereka itu dilarang.

Namun, berbeda ketika kita masuk ke gereja untuk kepentingan tertentu, maka di dalam agama tidak dilarang. Ini terjadi pada masa Khalifah Umar bin Khattab tatkala pembebasan Baitul Maqdis, saat itu yang berkuasa di Baitul Maqdis adalah kaum nasrani kemudian kunci Baitul Maqdis diserahkan ke Umar bin Khattab, kemudian Umar keliling melihat-lihat Baitul Maqdis dan Masjidil Aqsa didampingi pemimpin Nasrani yang diantaranya juga masuk ke gereja mereka.

Tatkala masuk waktu shalat, Umar digelarkan sajadah namun Umar menolak. Namun Umar menolak shalat di dalam gereja bukan karena alasan dilarang oleh agama. Umar menolak karena dia khawatir jika shalat di gereja tersebut akan mendatangkan sebuah masalah bagi pihak gereja, umat Islam akan merebut gereja tersebut karena sudah menjadi tempat shalat Umar bin Khattab.

Habib Novel melanjutkan bahwa Umar menolak shalat di dalam gereja demi untuk kemaslahan pihak gereja agar suatu hari nanti tidak diklaim oleh umat Islam karena Umar shalat di gereja tersebut hingga akhirnya gereja tersebut digusur.

Dalam video yang diunggah GMNU TV, Habib Novel bin Jindan kemudian melanjutkan bahwa kakeknya (Habib Salim bin Jindan) dulu pernah berceramah di Gereja.

Simak video lengkapnya:

(Suara Islam)

Loading...