Habib Muannas Semprot Fadli Zon yang Tuding Kepolisian Diskriminatif pada Bahar Smith

Pemindahan Bahar Smith dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) Gunung Sindur ke Pulau Nusakambangan, Cilacap mendapat komentar dari Wakil Ketum Gerindra, Fadli Zon.

Fadli Zon menilai penangkapan kembali serta pemindahan Bahar Smith ke Nusakambangan sangat tidak adil, dia menuding aparat kepolisian, khususnya Kapolri telah bertindak diskriminatif terhadap Bahar Smith.

“Pak Kapolri. Kenapa Habib Bahar Smith diperlakukan diskriminatif? Hukum benar-benar sudah jadi alat kekuasaan? Apalagi ditangkap di tengah malam di bulan suci Ramadhan di Pesantrennya pula. Apa negeri ini masih bisa disebut demokrasi?. @DivHumas_Polri” kicau Fadli Zon di akun twitternya

Kicauan Fadli Zon mendapat tanggapan dari Ketum Cyber Indonesia Muannas Aladid atau habib Muannas melalui akun twitter @uannas_alaidid. Habib Muannas menyebut Fadli Zon tidak paham aturan terkait penangkapan kembali dan pemindahan Bahar Smith ke Nusakambangan.

“Level mantan Wakil Ketua DPR gak paham aturan, pelanggaran asimilasi oleh terpidana itu bkn domain polisi, kewenangan penuh dirjen lapas (menkumham), polisi hanya mendampingi dengan memberikan bantuan personil untuk pengamanan,”tegas Muannas

Diberitakan sebelumnya, Bahar Smith dinyatakan bebas setelah mendapat program asimilasi dari Kementerian Hukum dan HAM, namun terpaksa dipenjara kembali karena melanggar program asimilasi dan menyampaikan ceramah yang meresahkan masyarakat.

Untuk menjaga pengamanan serta pembinaan Bahar sebagai konsekuensi dari pelanggaran terhadap program asimilasi yang telah diberikan, Bahar Smith akhirnya dipindahkan dari Lapas Khusus Gunung Sindur ke Lapas Klas I Batu Nusakambangan pada Selasa Malam 19 Mei 2020.

(suaraislam)

Loading...