Habib Muannas Sebut Andi Arief Politisi Demokrat Penakut karena Main Ancaman

Politisi Demokrat Andi Arief menjadi perbincangan warganet karena cuitannya yang dinilai mengancam Politisi Partai Solidaritas Indonesia, Dedek Prayudi, beredar di media sosial.

Cuitan Andi Arief tersebut diposting pada 13 Juni 2021 di aku twitternya dan mendapat beragam tanggapan dari warganet.

Muannas Alaidid (Habib Muannas) Direktur KPMH menyebut @Andiarief__ itu sebagai penakut & ancamannya berbahaya, teror bagi demokrasi apalagi dalam cuitanya andi arif menyebut street justice & membawa-bawa nama ninoy k korban persekusi FPI.

Apa yang diunggah UKI itu jelas ada rujukan artikelnya @tribunnews foto dia dengan sejumlah barang bukti narkoba saat ditangkap polisi beberapa waktu lalu.

Habib Muannas menyarankan @Uki23 membuat laporan polisi dengan pasal 27 ayat 4 dan Pasal 29 UU ITE soal ancaman yang ditujukan kepadanya secara pribadi dengan 4 Tahun Penjara, krn dirinya ragu @PDemokrat tak akan berani memecat andi arif.

Sebelumnya Dedek Prayudi mengunggah artikel media online yang memberitakan penangkapan Andi Arief terkait narkoba pada 2019 lalu.

Dalam pemberitaan itu, Andi Arief diringkus sekitar bulan Mei 2019. Dia ditangkap bersama seorang wanita di salah satu Hotel di Slipi Jakarta Barat.

Politikus Partai Demokrat, Andi Arief marah dan mengancam akan datangi rumah eks kader PSI Dedek Prayudi dan melakukan street justice atau pengadilan jalanan. Andi Arief menyebut Dedek Prayudi tidak tahu diri.

“Anak satu ini sudah bloon ngga tahu diri. Tunggu aja gue cari kediamannya. Gak sulit-sulit amat. Jangan salahin kalau gue memilih street justice,” tulis Andi Arief membalas cuitan Dedek Prayudi dikutip Senin (14/6).

“Nanti sudah kaya Ninoy baru ngejerit. Biar nanti terserah dia mau cari back up siapa,” komentar Andi Arief.

(Suara Islam)

Loading...