Habib Husin Sebut Andi Arief Politikus Seperti Preman

Ketua Cyber Indonesia, Husin Shihab (Habib Husin) memberikan tanggapan terhadap cuitan politisi Demokrat Andi Arief yang viral dan beredar di media sosial.

Sebelumnya, Andi Arief diduga mengancam Politisi Partai Solidaritas Indonesia, Dedek Prayudi, di akun Twitter pribadinya dengan menantang dan akan mengambil langkah “Street Justice”.

Cuitan Andi Arief tersebut menurut habib Husin Shihab berlagak seperti preman dan perlu diberi efek jera.

“Hajar bib! Perlu efek jera ini orang. Belaga preman nakut-nakuti orang di medsos. Ini kalau dibiarkan akan jadi preseden buruk di masyarakat, politikus kok kayak preman. Jangan2 nanti kebal hukum? Bahaya kalau gak ditindak!” tulis Habib Husin di akun twitternya pada Senin, 14 Juni 2021.

Habib Husin menambahkan aksi premanisme Andi Arief di medsos ini akan sangat berbahaya jika tidak segera ditindak.

Baca: Habib Muannas Sebut Andi Arief Politisi Demokrat Penakut karena Main Ancaman

Sikap Andi Arief ini ditunjukkan dalam akun Twitter @Andiarief_ kepada akun @Uki23.

Andi Arief kepada @Uki23 atau Dedek Prayudi selain mengumpat juga mengancam akan mencarinya serta akan memilih “street justice” atau hukum jalanan.

Sebelumnya Dedek Prayudi mengunggah artikel media online yang memberitakan penangkapan Andi Arief terkait narkoba pada 2019 lalu.

Dalam pemberitaan itu, Andi Arief diringkus sekitar bulan Mei 2019. Dia ditangkap bersama seorang wanita di salah satu Hotel di Slipi Jakarta Barat.

Politikus Partai Demokrat, Andi Arief marah dan mengancam akan datangi rumah eks kader PSI Dedek Prayudi dan melakukan street justice atau pengadilan jalanan. Andi Arief menyebut Dedek Prayudi tidak tahu diri.

“Anak satu ini sudah bloon ngga tahu diri. Tunggu aja gue cari kediamannya. Gak sulit-sulit amat. Jangan salahin kalau gue memilih street justice,” tulis Andi Arief membalas cuitan Dedek Prayudi dikutip Senin (14/6).

“Nanti sudah kaya Ninoy baru ngejerit. Biar nanti terserah dia mau cari back up siapa,” komentar Andi Arief.

(Suara Islam)

Loading...