Guyon Ala Gus Dur Ketika Penterjemah Bahasa Bingung

Ilustrasi

Mbah Wali Gus Dur pernah menceritakan sebuah humor, ketika kunjungan kenegaraan ke Norwegia, beliau minta didampingi interpreter karena tidak bisa berbahasa negeri Skandinavia itu.

Maka didatangkanlah seorang interpreter handal juga cekatan. Sampailah ketika suatu saat beliau berpidato panjang sekali tidak diterjemahkan oleh sang interpreter.

Setelah selesai, sang interpreter hanya menterjemahkan dalam dua kalimat. Lalu audiens tertawa semua.

Mbah Wali-pun terkejut. Beliau kagum sekaligus penasaran dengan kehebatan interpreter yang satu ini. Bagaimana bisa kalimat sepanjang itu diterjemahkan secara singkat dan audiens bisa memahaminya.

Selesai acara, sang interpreter dipanggil. Dia ditanya:

” Hebat sekali Anda. Saya bicara panjang sekali hanya Anda terjemahkan dua kalimat tapi audiens bisa paham yang saya katakan,” puji Mbah Wali.

“Maaf Tuan Presiden. Sebenarnya saya tidak bisa menterjemahkan secara tepat…”, jawab sang interpreter.

“Loh, tapi audiens bisa paham gitu kok. Emang bagaimana cara Anda bisa memahamkan mereka?” Mbah Wali semakin penasaran.

Sang intepreter menjelaskan
“Karena saya bingung mencari kosa kata yang pas dan tidak ketemu, akhirnya saya hanya bilang ke audiens:
Bapak Presiden sedang melucu. Hadirin dimohon tertawa…”

Hahaha… bisa saja deh Mbah Wali…

Kagem Mbah Wali Gus Dur.. Alfatihah

Sumber: FB Shuniyya Ruhama

(suaraislam)

Loading...