Film Bid’ah Cinta tentang Cinta Anak Muda, Toleransi dan Stigma Terorisme

Film Bid'ah Cinta

Film Bid’ah Cinta mengangkat cerita cinta antara dua perbedaan pendapat di kalangan umat Islam sehingga rentan menimbulkan perpecahan. Nurman Hakim mengatakan, film ini mencoba mengangkat fenomena bid’ah yang kerap jadi polemik di masyarakat yang dikemas secara asyik.

Film Bid’ah Cinta berkisah tentang hubungan sejoli yang dibalut persoalan pemahaman agama. Tentang Kamal (Dimas Aditya) yang jatuh hati pada Khalida (Ayushita).

Hubungan mereka terhalang restu keluarga yang punya pandangan saling bertolak belakang terhadap praktik keislaman. Misalnya soal perayaan Maulid Nabi, malam Nisyfu Syaban, doa Qunut, hingga tahlilan.

Baca: Setelah Nonton Film Bid’ah Cinta, Ini Komentar Mengharukan Ahok

Selain Dimas Aditya dan Ayushita, film ini juga dibintangi Dewi Irawan, Alex Abbad, Jajang C Noer, Ibnu Jamil, Tanta Ginting, Karlina Inawati, Khiva Iskak, Fuad Idris, Ronny P Tjandra, dan Yoga Pratama.

Sempat khawatir, namun Ayushita memiliki pemikiran lain. Menurutnya secara keseluruhan di dalam film ini mengajarkan tentang bagaimana memiliki toleransi atas perbedaan dalam keyakinan menjalankan suatu ajaran.

Baca: Mesranya Ahok, Malam Minggu Nobar Film Bid’ah Cinta bersama Istri Menurut Ayushita, banyak tema reliji yang diangkat dalam film ini. Namun, yang utama menurutnya adalah kisah cinta dua insan yang memiliki kendala karena adanya perbedaan pendapat dalam menjalankan ajaran Islam.

“Ya filmnya menceritakan tentang cinta antara dua insan tapi terhalang karena aliran kepercayaan yang berbeda, alirannya ya. Kepengen menceritakan bahwa cinta bisa menakhlukkan segala perbedaan,” ujar Ayu Shita. Dalam trailer film Bid’ah Cinta terlihat bagaimana perbedaan sudut pandang sesama muslim membuat dua orang yang saling mencintai sulit untuk bersama.

(bintangcom/suaraislam)

Loading...