Fatwa PBNU: Shalat Idul Fitri Boleh Dilakukan Berjamaah atau Sendirian di Rumah

Ilustrasi

Penyebaran Covid-19 belum menunjukkan tren penurunan yang signifikan, hal ini mendorong PBNU mengeluarkan fatwa terkait panduan sholat Id di tengah pandemi Corona.

Melalui Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU), PBNU memutuskan pandangan hukum shalat Id saat corona berdasarkan zona Corona yang telah ditetapkan pemerintah.

Pandangan hukum LBM PBNU tersebut didasarkan pada himbauan pemerintah yang meminta masyarakat yang tinggal di zona kuning dan merah untuk tetap di rumah kecuali ada sesuatu yang mendesak dan menuntut untuk keluar rumah.

Sebagian umat Islam merasa gelisah dan bingung dengan tidak dilaksanakan beberapa ritual peribadatan secara normal. Jika sebelumnya sholat Jum’at dihimbau dilaksanakan dirumah saat pandemi corona, bagaimana dengan sholat Id?

LBM PBNU menegaskan bahwa umat Islam harus memahami bahwa sholat Jum’at dan sholat Id memiliki kekuatan hukum yang berbeda. Sholat Jum’at adalah perkara wajib yang berbasis Fardlu ‘Ain, sedangkan sholat Id adalah perkara sunah, dan yang wajib bagi muslim pada tanggal 1 Syawal bukanlah sholat Id-nya melainkan dilarangnya berpuasa.

Masalahnya, bagaimana umat Islam tetap mendapatkan pahala sholat Id dengan aman saat pandemi Corona tanpa harus pergi ke masjid atau lapangan terbuka.

Menurut hasil penelitian LBM PBNU, dari sudut Fikih Islam dimungkinkan umat Islam melaksanakan Sholat Id dirumah baik berjamaah dengan keluarga maupun sendirian. Lantas, bagaimana dengan khutbah? Jika sholat Id dilaksanakan berjamaah, maka disunahkan membaca khutbah, namun jika tidak dibaca sholat Id tetap sah karena khutbah bukan syarat sah pelaksanaan sholat Id.

Menurut fatwa LBM PBNU, ditengah pandemi Corona masyarakat yang tinggal di zona kuning dihimbau sholat Id di rumah saja karena adanya uzur syar’i, yakni kekhawatiran akan keselamatan jiwa, kehilangan harta benda serta,tercederainya kehormatan.

Sedangkan untuk masyarakat yang berada di zona merah, Menurut LBM PBNU haram hukumnya melaksanakan sholat Id di masjid ataupun di lapangan terbuka. Hal ini karena hukum menghindar dari kerumunan orang yang diduga kuat bisa menjadi kluster penyebaran Covid-19 adalah wajib.

Secara fikhiyyah, menjaga keselamatan diri agar tidak tertular virus corona adalah kewajiban yang harus didahulukan.

Download (PDF, 1.38MB)

(suaraislam)

Loading...