Edy Mulyadi Bebas Usai Divonis 7 Bulan 15 Hari, Habib Muannas Alaidid Geram

Edy Mulyadi (Youtube/mimbartube)

Terdakwa kasus pernyataan tempat jin buang anak, Edy Mulyadi dijatuhkan vonis tujuh bulan 15 hari penjara.

Dengan Hakim meminta pihak kepolisian agar Edy Mulyadi segera dibebaskan dari tahanan.

Menanggapi hal itu, Ketua Cyber Indonesia, Muannas Alaidid menyayangkan vonis hakim terhadap Edy Mulyadi terkait kasus penyebaran berita bohong.

“Ada masalah memang di pengadilan kita. Edy diputus 7 bulan meski ancaman 10 tahun,” kata Muannas, Senin (12/9/2022).

Muannas yang merupakan seorang pengacara ini juga mempertanyakan integritas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Di mana pada saat menangani kasus Ade Armando, sang hakim juga memvonis pelaku pengeroyokan hanya 8 bulan penahanan.

Padahal, kata dia, korban Ade Armando sudah bonyok-bonyok dikeroyok oleh para pelaku.

“Ada masalah khsusus di PN Jakpus ini. Pelaku pengeroyokan Ada Armando dibandrol 8 bulan. Kini giliran Edy M,’ ujarnya.

Seperti diketahui, Edy terbukti menyebarkan hoax lewat pernyataannya ‘Kalimantan tempat jin buang anak’.

Atas pernyataannya itu, ia disebut melanggar Pasal 15 Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana yang mengatur ancaman pidana penjara maksimal dua tahun.

Selain itu vonis penjara tujuh bulan 15 hari diketahui lebih ringan daripada tuntutan jaksa penuntut umum yang ingin Edy dihukum dengan pidana penjara selama empat tahun.

(Suara Islam)

Loading...