Dikecam Warganet karena Sebut ‘Kafir’ jika Tidak Salat Jum’at 3 Kali, Atalarik Buka Suara

Setelah ngotot menjalankan ibadah salat Jumat di zona merah COVID-19, Atalarik Syah akhirnya meminta maaf atas apa yang dikatakan sebelumnya mengenai ibadah salat Jumat di akun Instagram miliknya.

“Saya Atalarik Syah ingin menyampaikan permohonan maaf saya yang sebesar-besarnya kepada seluruh umat muslim se-Tanah Air atas perkataan saya yang membuat tersinggung atau kecewa saudara umat muslim,” kata Atalarik di YouTube channelnya pada Selasa, 7 April 2020.

Mantan suami Tsania Marwa itu juga menjelaskan bahwa dirinya dan umat Islam lainnya yang tetap menjalankan salat Jumat bukan tidak mematuhi anjuran pemerintah. Atalarik mengaku hanya sangat ingin mendekatkan diri kepada Tuhan. Ia ingin menunjukkan bahwa dirinya tidak boleh merasa takut kepada virus corona tetapi takut kepada Allah.

Baca: Astaghfirullah! Sebut ‘Kafir’ yang Tidak Salat Jum’at 3 Kali Walau Pandemik Corona, Aktor Atalarik Dihujat Warganet

“Saya dan mewakili yang lain yang masih menjalankan salat Jumat bukan berarti kami tidak mematuhi atau tidak mengindahkan himbauan saran pemerintah untuk tidak menjalankan ibadah salat Jumat terutama fatwa para ulama. Khususnya saya ini lagi menggebu-gebunya ingin belajar salat berjamaah saya lagi ingin memiliki keyakinan yang lebih terhadap Allah SWT. Ingin lebih yakin lagi, saya nggak boleh takut sama virus Corona tapi takut sama Allah SWT” kata Atalarik.

Menurutnya, masjid bisa berperan penting dalam membantu menjalankan program pemerintah. “Karena di situ kan tempat berkumpulnya bapak-bapak, para laki-laki yang bisa meluaskan kepada sanak saudaranya di rumah terutama,” kata Atalarik.

Pria 46 tahun itu berpendapat bahwa seluruh tempat ibadah secara mandiri masih bisa melakukan perlindungan kepada jemaahnya sehingga tetap dapat menjalankan ibadahnya dengan nyaman dan tenang. “Seperti pembagian hand sanitizer, bisa bikin ruangan sterilisasi sebelum masuk ruang wudhu misalnya, hanya membuka satu akses ke dalam masjid, dan para jemaah secara pribadi bisa thermal scan, membawa masker sendiri, sajadah sendiri, dan bersalaman kan tidak diwajibkan,” kata Atalarik.

Nekat Salat Jumat di Zona Merah, Atalarik Syah Tuai Kritikan Pedas

Atalarik Syah menjadi sorotan dan mendapatkan kritikan pedas dari netizen ketika keputusannya untuk tetap melaksanakan salat Jumat di saat imbauan melakukan social distancing. Dalam unggahan video yang kini sudah dihapus, Atalarik memperolok orang-orang yang memilih beribadah di rumah saja. Atalarik juga sempat menyinggung uang pembangunan masjid.

Aktor Atalarik Syah tengah menjadi sorotan netizen usai nekat melaksanakan salat Jumat di tengah pandemi Corona.

Terlebih Atalarik salat Jumat di kawasan zona merah, di mana menjadi kawasan yang rawan akan penyebaran virus corona COVID-19.

Saking banyaknya mendapatkan kritikan, Atalarik Syah sampai harus membatasi komentar hingga menutup kolom komentar di unggahannya.

“Maaf comment ditutup krn ingat waktu SD ada kata di Firmana Allah ” lakum dinukum waliyadin” 🤗 Siapa yang mananggung Ibadah dan keyakinan kita??? Alhamdulillah,” tulis Atalarik Syah, Jumat (3/4).

Netizen memberikan respons di unggahan lainnya, usai Atalarik melakukan salat Jumat di zona merah.

“Ibadah dirumahlah mas arik…dengar imbauan pemerintah dan bapak quraih shihab sebagai wakil cendikiawan,” tulis @laksmita.dewii.

“Untuk daerah yg sudah garis merah mmg dianjurkan tidak sholat berjamaah,” komentar @dhihafazila.

Atalarik Syah bersama dua rekannya blusukan mencari masjid yang masih menggelar salat Jumat di sekitar kediamannya yang masuk dalam zona merah penyebaran pandemi Corona. Ia mengabadikan pencarian masjid tersebut dengan membuat videonya. Setelah mengelilingi area sekitar rumahnya, Arik berhasil menemukan masjid yang masih menggelar salat Jumat. (tempo dan insertlive)

Sumber: https://www.darirakyat.com/2020/04/setelah-tuai-kecaman-karena-keukeuh.html?fbclid=IwAR2OPAJRFPFuE0seW-TvhImfobqLawDBbe9-GiA9DtYPIhvqh50PCyDQ6_8

(suaraislam)

Loading...