Ciderai Muallaf, Ini Kebohongan Steven Indra Wibowo yang Ngaku Mantan Romo di Katedral Jakarta

Pemilik akun twiter @PostinusGul membongkar kebohongan Steven Indra Wibowo yang Ngaku Mantan Romo di Katedral Jakarta.

“Kalau kemarin yg sempat viral Lulusan S3 Vatikan. Nah, ada lagi yg lebih hebat: Ditahbiskan langsung di Vatikan, mengaku Romo Jesuit. wow….

Fakta: Tidak Ada Nama Rm. Steven Indra Wibowo SJ di Gereja Katedral Jakarta https://youtu.be/gfXIt7dY5kY via @YouTube”

Berikut faktanya:

1. Yuk, mari kita ingat-ingat syarat seseorang ditahbiskan menjadi imam. Kitab Hukum Kanonik Kanon 1031 paragraf 1 menyatakan dgn jelas bahwa usia yang layak ditahbiskan adalah genap 25 tahun.

2. Padahal, Pak Steven lahir 1981 dan mengaku masih Pastor Jesuit pada tahun 2000. Artinya pada tahun 2000 usianya masih 19 tahun. TIDAK MUNGKIN DIA DITAHBISKAN MENJADI IMAM PADA USIA itu.

3. Selain pendidikan formal, seseorang ditahbiskan menjadi imam mesti melewati jenjang ini: 1. dilantik sebagai lektor-akolit; 2. menjalani TOP (Tahun Orientasi Pastoral); 3. menjalani Tahun Tahun Pastoral persiapan diakonat; 4. Tahbisan Diakonat; 5 tahbisan imam.

4. Pada usia 19 tahun itu, Pak Steven tidak mungkin sudah selesai Filsafat dan Teologi (S-1 dan Post-sarjana/Master).

5. Seandainya Pak Steven lulus SMA di usia 17 tahun lalu langsung kuliah filsafat dan teologipun, tidak mungkin pada usia 19 tahun sudah menjadi imam, mengapa? Sebab dalam KHK Kanon 250 waktu belajar filsafat dan teologi harus genap 6 tahun.

6. Studi filsafat dan teologi genap 6 tahun itu (kanon 250) lalu harus mencakup dua tahun untuk belajar filsafat dan empat tahun untuk belajar teologi. Maka di Unpar Bandung, para Frater studi S-1 (2 tahun filsafat + 2 tahun teologi), S-2 (2 tahun teologi).

7. Teman-teman yg baik, ada banyak mantan Katolik, mantan pastor, mantan suster, mantan frater yang baik dan hidup benar. Jika ada jenis ini hanyalah oknum. Ada yg lebih penting: mari makin mendalami dan melaksanakan ajaran iman kita. Masa prapaskah ini, masa Retret Agung.

8. Teman-teman, sambil nyerumput kopi, saya mau menjelaskan waktu pendidikan dan proses menjadi imam (pastor, Romo, Pater) dalam ordo kami “Ordo Salib Suci” (Ordo Sanctae Crucis). Kalau ada yg tertarik, nih ada pengumuman waktu seleksi.

9. Tahap awal pendidikan calon imam OSC dimulai di Novisiat, 2 tahun. Maka usia yg diterima minimal 18 tahun (kanon 656) dan maskimal 35 tahun. Usai 2 tahun novisiat, studi S-1 Filsafat dan teologi di Unpar, Bandung selama 4 tahun. Lalu TOP: tahun orientasi pastoral, 1-2 tahun.

10. Usai TOP, kaul kekal (anggota tetap Ordo), lalu studi S-2 Teologi. Kemudian menjalani tahun pastoral 1-2 tahun. Setelahnya, ditahbiskan menjadi diakon. 6 bulan kemudian, jika memenuhi syarat, maka ditahbiskan menjadi imam/Romo/Pastor/Pater.

(suaraislam)

Loading...