Cegah Saudara Kita di Kalimantan Mengamuk, Guntur Romli ke Polisi: Hanya Satu Kata, Tangkap Edy Mulyadi!

Cendikiawan muda NU, Guntur Romli, meminta aparat kepolisian untuk segera menangkap Edy Mulyadi yang menyebarkan ujaran kebencian dengan menyebut Ibukota baru di Kalimantan Timur adalah tempat jin buang anak dan lain-lain.

“Untuk mencegah saudara-saudara kita di Kalimantan mengamuk, hanya ada satu kata buat polisi: tangkap Edy Mulyadi!,” ungkap Guntur dalam video yang diunggah Cokro TV

Guntur mengecam pernyataan Edy Mulyadi yang penuh dengan iri dengki, dan berusaha merendahkan kebanggaan rakyat Kalimantan itu dengan melontarkan cacian dan kebencian.

“Saya tak habis pikir, apa yang ada di benak Edy Mulyadi dan Azam Khan menyebut “jin buang anak” “genderuwo, kuntilanak, dan monyet” yang jelas-jelas ditujukan pada kawasan ibu kota negara baru yang terletak di Kalimantan.” Imbuhnya.

Padahal, menurutnya, Kalimatan dihuni manusia-manusia mulia, manusia-manusia tangguh dan kreatif bahkan awal peradaban Nusantara juga salah satunya berasal dari Kalimantan.

“Bukan jin, genderuwo, kultilanak apalagi monyet yang membangun peradaban di Kalimantan. Tapi manusia-manusia tangguh dan kreatif yang diberkati keindahan dan kekayaan alam sehingga terpilih menjadi ibu kota negara baru untuk Indonesia: Nusantara!,” tegas Guntur

Perlu diketahui, mantan Caleg PKS, Edy Mulyadi, mendapat kecaman karena melontarkan ujaran kebencian kepada masyarakat di Kalimantan dengan menyebut Ibukota baru di Kalimantan Timur “tempat jin buang anak”, genderuwo, kuntilanak dll.

Sebelumnya, tokoh lintas agama, adat, tokoh dan ormas dayak, serta tokoh-tokoh pemuda menggelar aksi dan menuntut aparat untuk segera menangkap dan mengadili mantan Caleg PKS tersebut.

Selain itu, Direktur Eksekutif Komite Pemberantasan Mafia Hukum (KPMH) Habib Muannas Alaidid, SH juga meminta kepolisian segera menangkap mantan caleg PKS tersebut karena diduga kuat menghina masyarakat Kalimantan.

“Apresiasi kpd polri, akhirnya dibuatkan Laporan Polisi bkn pengaduan sprt kemaren/dumas, krn dumas blm pro justicia, Saatnya Tangkap Edi Mulyadi.” Tulis habib Muannas di akun twitternya.

(Suara Islam)

Loading...