Beranda Opini Halaman 2

Opini

Kabar duka, Cendekiawan Muslim, KH. Jalaludin Rakhmat atau yang akrab disapa Kang Jalal meninggal dunia. Ia menghembuskan nafas terakhir di usia 71 tahun, setelah berjuang melawan sakit di Rumah Sakit Santosa, Bandung, pada Senin (15/2/2021). Kabar ini tentu menjadi duka bagi kita semua. Pasalnya, bangsa ini kembali kehilangan sosok...
Kantor Gubernur Aceh ramai oleh keberadaan 10 papan bunga bertuliskan ucapan “Selamat” pada Rabu (17/2). Namun, ucapan itu adalah sindiran setelah Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Aceh menjadi provinsi termiskin di Sumatera. Seperti diketahui, Aceh merupakan satu-satunya provinsi yang menerapkan hukum islam (syariah) di Indonesia. Menurut pegiat media sosial, Ahmad Tsauri,...
Sekitar tahun 97 saya bersama rekan Helmy Faishal (sekjen PBNU), saat itu kami lagi aktif di kepengurusan PP IPNU, mendapat tugas dari tabloid WARTA NU untuk mewawancarai seorang tokoh cendekiawan muslim yang saat itu sedang moncer, sebagai aktivis pasti senang mendapat tugas tersebut, apalagi keluar kota, Bandung lagi. Singkat cerita...
Ada yang bertanya kepada saya tentang postingan di WA( yang isinya saya screen shoot di bawah ini) sangat provokatif dan kelihatan belum move on juga dari kasus Pilkada DKI 2017 kemarin yang mempermasalahkan terjemahan Q.S. al-Maidah ayat 51 yang menterjemahkan kata awliya' dengan teman setia. Bodohnya lagi golongan Kadrun...
Tren pemikiran tahun 90an berbeda dengan sekarang, khususnya sikap terhadap syiah. Sekarang kita bisa lihat sendiri, ada tokoh syiah meninggal.. tak sedikit warganet yang mengucap alhamdulillah secara vulgar. Saya tidak tahu apakah ucapan alhamdulillah untuk mensyukuri orang meninggal --dengan intensi buruk, tentunya-- itu termasuk bid'ah atau tidak. Kampanye "syiah bukan...
Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Prof. Dr. Jalaluddin Rakhmat (Kang Jalal) wafat, setelah 4 hari sebelumnya istri beliau Euis Katrini menghadap Allah. Kita ikut sedih dan kehilangan cendekiawan Muslim Indonesia yang sangat berjasa bagi kajian keislaman dan keberagamaan yang terbuka di kalangan kampus, dan masyarakat pada umumnya. Secara organisasi kemasyarakatan, Kang...
Sebenarnya, penulis sudah mulai diminta menyampaikan kembali hasil ngaji dari Mbah Yai Iskandar Yogyakarta sejak masih duduk di bangku SMP. Mulai dari mengajarkan baca tulis Al Quran, tajwid, maupun maknani Quran. Tentu dengan kemampuan yang serba terbatas karena fakirnya pengetahuan dan belianya usia waktu itu. Ketika tahun 2000, beliau memerintahkan penulis...
Viralnya kasus Wedding Organizer (WO) yang diduga melakukan kampanye pernikahan usia dini, membuat Jaringan Gusdurian turut memberikan tanggapan serius. Organisasi yang dikoordinatori oleh Alissa Wahid ini menganggap kampanye yang dilakukan oleh WO Aisha Weddings bertentangan dengan ajaran agama. “Kampanye pernikahan dini tersebut bertentangan serta mengingkari tujuan agama yakni terciptanya kemaslahatan...
Ketika (Alm) Gus Dur menjadi Presiden langkah pertama yang berani diambil adalah mencabut Inpres (Intruksi Presiden) tahun 1967 yang telah puluhan tahun sangat diskriminatif pada WNI keturunan Tionghoa. Perayaan Imlek, Cap Go Meh dan perayaan lainnya pada sebelumnya dilarang, bahkan warga Tionghoa dipaksa harus membohongi jati dirinya dengan diwajibkan...
Fenomena Khusus Belakangan radikalisme menjadi fenomena dalam bingkai kebangsaan kita. Fenomena yang menggeliat seiring agama menjadi alat untuk mewujudkan target kekuasaan atas nama Tuhan. Sebab agama diyakini dengan perasaan, bukan lagi dianalisa dengan logika. Hingga paham agama lebih kepada teks ayat suci yang sebenarnya multi arti dan maksud. Pengertian Radikalisme menurut bahasa...
Password Reset
Please enter your e-mail address. You will receive a new password via e-mail.