Breaking News! Kronologi Penyerangan Polsek Daha Selatan oleh Simpatisan ISIS, Begini Surat Ancamannya!

Foto: Nahdliyin Online

Seorang terduga teroris tewas usai melakukan pembakaran mobil patroli dan menyerang anggota kepolisian di Daha Selatan.

Polisi menyita sejumlah barang bukti dari pelaku, sepucuk surat ancaman, pedang, dan bendera ISIS. Dalam surat ancamannya, pelaku mengatakan bahwa “hari ini aku telah datang dan memerangi kalian (Thaghut)”.

Berikut kronologi penyerangan kantor Mako Polsek Daha Selatan yang dikutip dari Nahdliyin Online
_______________________
Mohon ijin melaporkan kejadian penyerangan terhadap anggota Polri di Mako Polsek Daha Selatan Polres Hulubsungai selatan oleh OTK (orang tidak di kenal).

Waktu :
Hari Senin tanggal 1 Juni 2020, SKP 02.15 Wita.
Tempat :
Mako Polsek Daha Selatan Polres Hulu Sungai Selatan
Kronologis kejadian :
Pada saat anggota jaga SPKT Polsek Daha Selatan melaksanakan piket jaga malam yg berjumlah 3 (tiga orang) anggota terdiri dari :
1. Brigadir LEONARDO LATUPAPUA
(Ka SPKT III).
2. Brigadir DJOMAN SAHAT MANIK
RAJA.
3. Bripda M. AZMI.

Sekitar pukul 02.15 wita Bripda AZMI mendengar keributan di ruang SPKT yg pada saat itu posisi ybs berada di ruangan unit reskrim. Kemudian Bripda Azmi mendatangi ke ruangan SPKT dan melihat keadaan Brigadir LEONARDO sdh mengalami luka bacok, kemudian Bripda AZMI mendatangi Kanit Intel Brigadir SAHAT utk minta tolong utk bersama2 mendatangi ruang SPKT. Kemudian OTK tsb mengejar anggota yg mendatangi ruang SPKT tsb dengan sajam jenis samurai.

Kemudian kanit dan anggota datang dan meminta ybs utk menyerah namun tidak mau menyerah sehingga di lakukan tindakan tegas dgn menembak OTK tsb.
Tindakan yg di lakukan :
1. Olah TKP dan dalami identitas Tsk
2. Mengamankan barang bukti.
3. Membawa OTK ke RSUD Hasan Basry kandangan.
4. Hub Densus 88 Kalsel.
5. Bentuk tim gabungan Polda ,Polres, Densus 88 utk tindak lanjut.
Catatan :
. Brigadir Leonardo MD
. OTK kondisi luka tembak di RS Pam oleh Tim gab.
. Dari hasil geledah badan ada surat yg ditulis OTK mengaku an Abdul Rahman

(suaraislam)

Loading...