Banser Dapat Berkah, Digaplok KH Syukron Makmun

Lagi ramai ada Banser digaplok KH Syukron Makmun, Pengasuh Ponpes Darur Rohman.

Ada yang menggoreng-goreng dengan nada kebencian.

Padahal yang digaplok KH Syukron Makmun itu masih keluarga alumni dari Ponpes Darur Rohman.

Perlu memahami tradisi relasi kyai dan santri, bahwa penamparan itu bukan berdasar kebencian tapi kasih sayang.

Bahkan dipercaya, digaplok Kyai itu mendatangkan berkah. Makanya setelah Sahabat Abd Hamid digaplok, ada orang setelahnya minta digaplok juga oleh KH Syukron Makmun.

Digaplok gemes namanya itu. Maka salah memahami kalau itu berdasarkan kebencian dan permusuhan.

Mesti paham tradisi Kyai dan Santri.

Setiap kyai punya pandangan dan gaya tersendiri.

KH Syukron Makmun memang punya gaya yang unik.

Banser jaga gereja itu dari perintah Gus Dur ketika banyak teror pada gereja.

KH Syukron Makmun itu sering berbeda pandangan dengan Gus Dur, tapi tidak masalah karena setiap kiai punya pandangan dan gaya yang unik.

Banser jaga gereja itu paling 1-2 hari dalam 1 setahun saat Natal dan Paskah saja selebihnya ya jaga kyai & pengajian termasuk di KH Syukron Makmun itu.

Berikut penuturan dari Sahabat Ust Abd Hamid yang dapat berkah digaplok KH Syukron Makmun, melalui akun instagram @gunromli

https://www.instagram.com/reel/CcwYEFmpq5T/?igshid=YmMyMTA2M2Y=

(Suara Islam)

Loading...