Astaghifrullah! Perancang Hukuman Cambuk di Aceh, Kena Hukuman Cambuk di Depan Banyak Orang

Ilustrasi, Mukhlis si Pembuat Aturan Hukum Cambuk di Aceh Diciduk Zinahi Istri Orang Lain

Seorang pria di Aceh harus menjalani eksekusi hukuman cambuk karena tertangkap sedang bercumbu dengan seorang perempuan yang sudah menikah.

Pria tersebut bernama Mukhlis, anggota Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Besar. Bahkan, ia adalah pencetus hukuman cambuk dan ikut merancang undang-undang khusus (syariah) tentang perzinahan.

Dalam Undang-undang tersebut diperintahkan agar para pezina dicambuk di depan umum yang disaksikan ratusan bahkan ribuan orang.

Dan ironisnya, Mukhlis sendiri malah ketahuan berselingkuh dengan seorang wanita yang sudah menikah.

Pria yang berstatus imam di sebuah masjid di dalam kawasan Aceh Besar ini kemudian dijatuhi hukuman 28 cambukan karena berselingkuh dengan istri orang lain, sedangkan wanita selingkuhannya harus dicambuk 23 kali.

Dikutip dari medan.tribunnews.com, hukuman cambuk tersebut terjadi di Taman Sari, Kota Banda Aceh pada Kamis (31/10/2019).

Mukhlis ditangkap oleh petugas Wilayatul Hisbah (WH) Kota Banda Aceh, karena berduan di dalam mobil bersama wanita berinisial N di kawasan Pantai Ulee Lheu pada September 2019.

Selain harus menjalani eksekusi hukuman cambuk, Mukhlis juga dikeluarkan dari anggota MPU Kabupaten Aceh Besar karena dinilai telah merusak nilai dan citra lembaga ulama di Kabupaten Aceh Besar.

“Yang bersangkutan pasti akan dipecat dari anggota MPU karena moralnya sudah rusak dan itu sesuai dengan aturan di MPU yang moralnya rusak. Jangankan ketua MPU, anggota pun tidak bisa,” ujarnya.

Wakil Bupati Aceh Besar Tgk Waled Husaini A Wahab mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum terhadap anggot MPU Aceh Besar sesuai hukum syariah yang berlaku di Aceh.

Sebab, komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Besar bahwa hukum syariah berlaku adil untuk semua tanpa kecuali anggota MPU ataupun pejabat.

“Hukum cambuk berlaku untuk seluruhnya. Kalaupun itu anggota MPU tetap harus dicambuk,” katanya, seperti dikutip dari Kompas.com.

Simak video lengkapnya:

(Suara Islam)

Loading...