Astaghfirullah! Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon Ikut-ikutan Tandatangani Petisi Penolakan Pembangunan Gereja

Ilustrasi penolakan rumah ibadah

Beredar sebuah potongan video yang beredar luas hari ini membetot perhatian masyarakat. Narasi yang mengikuti penyebaran video itu adalah Wali Kota Cilegon menandatangani penolakan berdirinya gereja.

Dalam video itu nampak Wali Kota Cilegon Helldy Agustian duduk didampingi Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta menerima sejumlah massa aksi. Helldy kemudian berdiri dan mendandatangani petisi penolakan pembangunan gereja pada kain putih yang dibawa oleh massa aksi.

“Wali Kota menandatangani penolakan pembangunan gereja. Wali Kota Cilegon mendantangani kesepakatan bersama masyarakat untuk menolak pendirian rumah ibadah umat Kristiani,” seperti dikutip dari seseorang yang ada dalam video pendek tersebut.

Tidak hanya Helddy, Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta juga mendandatangani petisi. Pada video yang dibagikan akun @pakBuena, Sanuji membubuhkan tanda tangan setelah Helddy.

Sejumlah massa aksi mendatangi Kantor Wali Kota Cilegon siang tadi, Rabu 7 September 2022. Massa yang terdiri dari tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat itu menuntut Helldy tidak memberikan izin pembangunan gereja di lingkungan Sumur Wuluh, Cikuasa, Kelurahan Gerem, dan Kecamatan Grogol.

Sebelum mendatangi kantor wali kota massa terlebih dahulu mendatangi kantor DPRD Kota Cilegon untuk menyampaikan aspirasi.

“Baik kesejarahan maupun keagamaan jadi alasan kuat untuk menolak,” kata tokoh masyarakat Banten Lama, KH. TB Fathul Adzim Chotib, menjelaskan alasan penolakan pembangunan gereja seperti dikutip redaksi dari┬áSultantv,co.

Fathul menyampaikan pihaknya akan melakukan aksi menurunkan Helldy Agustian dari jabatannya sebagai wali kota jika memberikan izin pembangunan gereja di Cilegon.

“Lebih baik dipecat orang pusat daripada oleh warganya sendiri, tunggu aja tanggal mainnya Wali Kota-nya kita pecat,” ucapnya.

(Suara Islam)

Loading...