Astaghfirullah! Somad (UAS) Bikin Hoax, Dana Haji Dipakai Bangun Jalan

Abdul Somad kembali menjadi sorotan warganet setelah videonya yang membahas dana haji beredar di media sosial.

Video tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Alfie Al Bayhaqi, Minggu (6/6/2021).

Dalam video tersebut, Abdul Somad menuding pemerintah menggunakan dana haji untuk bangun jalan dan investasi. Hal ini akan membuat umat Islam marah.

“Duit gak ada, dipakai dana haji. Umat Islam ribut, umat Islam mengamuk!” ujar Somad dalam video tersebut.

“Kami bayar haji untuk berangkat haji! Bukan duit kami dipakai untuk bangun jalan, investasi.” sambung Somad

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa jika umat Islam sudah mengamuk, baru mereka berhenti. Namun, jika sebaliknya, maka uangnya tetap dipakai.

Karena itu, Somad meningatkan untuk para petinggi Tanah Air, bahwa kelak semua perbuatan mereka akan dipertanggungjawabkan di hadapan yang Mahakuasa.

“Yang punya jabatan, yang punya kekuasaan, kalian akan dituntut di hadapan Allah SWT!” ujar UAS.

Beredarnya isu dana haji dipakai untuk membangun infrastruktur dan investasi telah dibantah oleh DPR RI.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Ace Hasan SSyadzily.

Ace memastikan dana haji dikelola sesuai dengan peruntukkannya, bukan untuk pembangunan infrastruktur.

“Yang perlu kami sampaikan, tidak benar sama sekali kalau uang haji itu dipergunakan untuk hal-hal yang di luar kepentingan ibadah haji,” kata Ace dalam keterangan pers, Senin 7 Juni 2021.

Lebih lanjut Ace mengungkapkan dana haji itu sepenuhnya dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan diawasi oleh Komisi VIII DPR RI.

Senada dengan itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu mengatakan, tak ada dana haji yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur.

Ia menambahkan, pada 2019 ada perubahan pengelolaan dana haji. 50 persen dana haji akan di tempatkan di bank syariah, 30 persen di surat berharga, 20 persen investasi langsung, dan sisanya investasi lainnya.

“Rencananya, investasi langsung tersebut terkait ibadah haji. Contohnya dengan BRI kita mau joint venture untuk akuisisi perusahaan pengadaan valas di Arab Saudi,” kata Anggito, seperti dilansir Kompas.com, Senin (7/6/2021).

(Suara Islam)

Loading...