Astaghfirullah! Sebar Hoaks, Cuitan Tengku Zul Dilike dan Diretweet Ribuan Followernya

Tengku Zulkarnain memang tidak ada habisnya membuat sensasi di media sosial. Wasekjen MUI ini kerap menggiring opini yang menyesatkan dengan menyebar berita bohong meskipun kemudian mengklarifikasinya.

Dalam cuitan 31 Mei 2020, Tengku Zul berkicau tentang kematian Geoge Floyd. Melalui akun Twitter @ustadtengkuzul, Tengku Zul mengunggah cuitan bahwa George Floyd, pria Afrika-Amerika tewas karena ditembak polisi. Anehnya, cuitan tersebut sudah di-retweet 1,4 ribu kali dan disukai 6,5 ribu kali.

“Geoge Floyd, pemuda kulit hitam tewas ditembak Polisi di Amerika. Polisi membantahnya.
Lalu rekaman CCTV beredar.
Sontak seluruh Amerika rusuh.
Kalau di Plnet Yours “yang mesti ditangkap itu yg men-share video CCTV nya itu…”.
Ya, kan…?”

Dalam video dan berita yang beredar, Geoge Floyd tewas karena tidak bisa bernafas setelah lehernya ditekan menggunakan lutut oleh Polisi Derek Chauvin.

Cuitan Tengku Zul mendapat cibiran dan hujatan dari warganet karena menyebarkan berita bohong dengan misleading content (konten menyesatkan). Tengku Zul secara sengaja menggiring opini yang sangat menyesatkan kepada publik, khususnya kepada pendukungnya.

“Kalau soal share berita para kadroen memang selalu tampil beda. Yang penting ngetik dulu untuk menyalurkan hasrat birahi kebencian, nanti kalau tertangkap begok urusan belakangan.
Itu ribuan yang ‘like’ dan ‘retweet’ ketahuan KOMPAK sangat begoknya”, ujar Ali Valentino

“Aneh saja ayah naen ini setiap cuitannya selalu menunjukkan kebodohannya. Aneh lagi dia tidak merasa kalau kebodohannya itu dibaca ribuan orang. Dan tidak pernah minta maaf atas kebodohannya tsb. Orang ini aneh”, kata Sani Rochis

Pemilik akun @FerdinandusSaja meminta Tengku Zul tidak menyebarkan sebuah berita jika belum jelas kebenarannya.

“Mengatakan apa yang tidak diketahui namanya sok tahu, Mengatakan informasi bohong itu namanya pembohong, penipu, dari mana informasi ayah naen sehingga mengatakan George Floyd ditembak polisi? Fitnah lho. Dari mana informasi ayah naen mengatakan itu rekaman CCTV? Fitnah lagi”, ujarnya

“Yaelah pak, cari info yang bener dari situs resmi terpercaya. George floyd mati karna lehernya ditekan oleh polisi saat akan ditangkap. Bukan ditembak oleh polisi. Penyebaran Video bukan lewat CCTV, tapi direkam oleh warga dalam jarak dekat. Gmna sih ustadz tapi kasih berita ngawur”, ujar warganet yang lain

Setelah mendapat banyak hujatan dan cibiran warganet, Tengku Zul akhirnya mengklarifikasi cuitannya namun seperti biasa dia tidak meminta maaf kepada warganet atas penyebaran berita hoaks.

(suaraislam)

Loading...